Gaya Pola Asuh Grow Happy ala Nestle Lactogrow. Tidak ada sekolah untuk orang tua, betul? Seiring dengan waktu, orang tua belajar sendiri. Saya menikah saat umur 23 tahun, dengan umur segini masih tergolong menikah muda. Selain itu, saya cepat memiliki anak pertama lalu jarak mempunyai anak ke dua juga cukup dekat yaitu 20 bulan. Awalnya ini sesuatu yang sangat sulit untuk saya hadapi, karena menikah muda dan langsung memiliki dua orang anak dengan jarak yang cukup berdekatan. Tapi saya belajar banyak hal setelah memiliki anak, terutama dalam memperbaiki pribadi saya.

Pernah mendengar “Orang tua bahagia, anak pasti bahagia.”  Nah, ini ternyata bener banget, lho. Karena secara pribadi saya mengalaminya. Saat suasana hati tidak enak atau sedang merasa lelah, anak menjadi sasaran kemarahan saya maka anakpun jadi bad mood.

Mom Blogger Bandung

Kebetulan sekali kemarin 26 September 2018, saya dan mom blogger Bandung diundang untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Nestle Lactogrow. Pada acara ini mereka mengundang Psikologi Anak dan Dokter Spesial Anak. Banyak sekali yang saya dapat dalam acara ini, apa lagi pada saat sesi psikologi. Simak yuk, ulasannya..

Baca Juga : Mempersiapkan Bekal Cinta untuk Sekolah

Nestle Lactogrow

Mom, sudah pernah mendengar Nestle Lactogrow? Atau sudah pernah mencoba. Saya paparkan sedikit, tentang Nestle Lacotgrow ya.

Nestle Indonesia adalah anak perusahaan Nestle S.A, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Sebagai perusahaan di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan. Nestle Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan sekitar 3.700 karyawan. Selain itu, Nestle Indonesia memiliki empat pabrik di Indonesia yang memproduksi susu, makanan dan minuman dengan merek-merek terkenal seperti Dancow, Milo, Nescafe, Lactogrow, Cerelac, Kikat, Fox’s, Bear Brand, dan lain-lain.

Nestle memiliki pusat Penelitian dan Pengembangan, diantaranya di Asia yaitu Beijing, Shanghai, Singapura, dan Gurgaon.

Nestle Lactogrow merupakan susu pertumbuhan untuk usia 1-5 tahun yang mengandung Lactobacillus reuteri, Asam Linoleat (Omega 6), Asam Linoleat (Omega 3), minyak ikan, 11 vitamin dan 7 mineral yang terdiri dalam varian plain, vanilla, dan madu. Diformulasikan secara khusus oleh para ahli di Nestle Research Center, Switzerland, membantu tumbuh kembang Si Kecil yang bahagia. 

Workshop Nestle Lactogrow

Grow happy ala lactrogrow
dr. Fatimah Safira, Ibu Lani, Ibu Lizzie ( kiri-kanan)

Ini pertama kalinya Lactogrow mengadakan event atau workshop di Bandung. Kali ini acaranya di Ambrogio Patisserie, Bandung. Acara ini kedatangan pembicara Ibu Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, Acc yaitu Psikologi dan dr. Fatima Safira Alatas Ph.D, Sp.A(K) yaitu Dokter Spesialis Anak. Pada workshop ini Lactogrow ingin mengulas pola asuh Grow Happy untuk para orang tua yang memiliki beragam tantangan dalam menjalani perannya. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemaparan studi Child Happiness yang diumumkan Nestle Lactogrow pada Juli lalu di Jakarta.

Pada studi Child Happiness, Lactogrow menemukan fakta bahwa “anak akan merasa bahagia saat bermain bersama orang tua.” Akan tetapi nyatanya lebih dari 50% orang tua sekarang belum bisa terlibat dalam kegiatan bersama anak dan merasa belum cukup bisa selalu hadir. Data ini bukan khayalan, tapi data ini diambil dengan responden 370 orang tua yang memiliki anak usia 2-5 tahun yang tersebar di Indonesia.

Tapi memang buat saya pribadi juga merasakan hal yang sama. Saya merasakan belum bisa terlibat langsung dalam kegiatan anak-anak. Karena banyak hal yang harus saya kerjakan, terutama pekerjaan rumah.

Pola Asuh Grow Happy

grow happy ala lactogrow
Ibu Elizabeth Santosa, M.Psi, SFP, ACC

Tentu saja sebagai ibu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak kita, betul? Kemarin sharing dari Ibu Elizabeth Santosa atau dengan sapaan Ibu Lizzie itu sangat bagus sekali. Berikut sharingnya..

Mengapa Penting untuk Anak Tumbuh Bahagia?

  • Kesadaran diri lebih baik
  • Manajemen diri lebih baik
  • Kesadaran sosial lebih baik
  • Kemampuan mengambil keputusan lebih baik
  • Kemampuan sosial lebih baik

Selain itu hasil akhirnya mereka akan mendapatkan keberhasilan dalam Pendidikan, kesuksesan karir, dan hasil penting lainnya.

grow happy ala lactogrow
Aktivitas yang membuat anak bahagia

“Pada umumnya orang tua sudah mengerti teori pentingnya mendukung anak tumbuh bahagia, seperti menghabiskan waktu yang berkualitas dengan anak. Namun pada kenyataannya banyak orang tua yang masih belum bisa memaksimalkan keterlibatan emosional mereka bersama anak meskipun telah susah payah menyisihkan waktu. Tantangan hidup modern seperti tingkat stress yang lebih tinggi atau interaksi dengan handphone misalnya, membuat keterlibatan emosional menjadi tantangan baru bagi orang tua.” Jelas Ibu Lizzie.

Bagaimana agar lebih terlibat dalam kegiatan anak?

  • Bukan focus pada jenis aktivitas, namun waktu kebersamaan
  • Tidak ada distraksi
  • Buat anak merasa dirinya paling penting
  • Eye to eye contact

Selain itu, Ibu Lizzie juga menjelaskan bahwa tekanan hidup modern ini berdampak pada kebahagian orang tua itu sendiri. “Bagaimana bisa menularkan kebahagian kepada anak, apabila orang tuanya sendiri tidak mengetahui gimana cara membahagiakan dirinya sendiri. Panduan inilah yang dibutuhkan para orang tua agar bisa membangun rantai tumbuh bahagia dalam keluarga.” Lanjut Ibu Lizzie.

Asupan Nutrisi yang Seimbang Membuat Anak Bahagia

grow happy ala lactogrow
dr. Fatima Safira Alatas Ph.D, Sp.A(K)

Kebahagiaan keluarga juga dapat diukur dari asupan makanannya. Makanya tumbuh bahagia itu mempunyai keselarasan dengan nutrisi, stimulasi, dan keterlibatan orang tua yang sesuai dengan kondisi mereka masing-masing. Karena pilihan orang tua akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita di masa depan.

“Berdasarkan hasil studi, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui dan mengerti nutrisi seimbang termasuk susu dengan kandungan gizi yang spesifik untuk melengkapi asupan nutrisi bagi buah hatinya. Anak yang mengonsumsi makanan bergizi lengkap dan seimbang akan memiliki saluran pencernaan yang sehat, sehingga dapat menyerap nutrisi dengan baik. Pada akhirnya, anak akan memiliki selera makan dan pola tidur yang baik sehingga dapat menunjang tumbuh dan berkembang seccara lebih bahagia dan optimal.” Jelas dr. Fatimah Safira.

Kalau mom, sudah mempersiapkan pola asuh yang seperti apa? sharing yuk..