Siapa nih penggemar bebek?! Siapa juga penikmat makanan pedas? Ayo angkat tangannya!!

Bagi sebagian orang, mungkin ada yang gak suka makan bebek karena bebek ini makanan yang kalau salah mengolah malah jadinya zonk! Daging bebek yang lebih amis dan kenyal membuat sebagian dari kita tidak bisa sembarangan makan bebek di tempat yang bukan langganan.

Zaman pacaran sama Papi G dan lagi sibuk-sibuknya ngurus persiapan pernikahan. Momi tuh sering banget kelaperan karena belum makan dari siang, calon manten lagi riweuh gak sempet makan. Fyi, tukang rias Momi tuh jauh banget tempatnya, daerah Rancaekek yang memakan waktu 2 jam perjalanan (pas beres pernikahan, 27 Agustus 2017, tepatnya tanggal 01 September 2017 periasnya pindah rumah ke Buah Batu. 😂 kadang hidup selucu itu). Setiap pulang dari tempat rias selalu bingung mau makan apa. Pengen yang seger gitu. Dan entah gimana ceritanya, setiap pulang dari tempat rias pasti selalu mampir ke tempat ini! Ke resto bebek yang udah langganan banget. Yang berasal dari Madura, namanya Bebek Sinjay. Bebek Sinjay sudah jadi kuliner hits di daerah Bangkalan Madura-Jawa Timur sana, kalau mau makan kuliner khas, pasti diarahkannya selalu ke sini. Karena banyak yang suka dengan sambal mangganya dan rasa bebeknya yang khas dan nikmat banget. Meredakan gejala bridezilla, gak tahu lah kalau tak ada bebek Sinjay dikehidupanku. Bye bye sweety bride.

Tapi, jauh ya Mom, harus ke Madura?

Hey saudara! Jangan bersedih! Bebek Sinjay menjawab semua keluhan dan rasa penasaran para netizen. Bebek Sinjay ini memiliki banyak cabang di berbagai daerah. Di Bandung sendiri, Bebek Sinjay ini ada di Jalan Soekarno Hatta. Mungkin sebagian warga Bandung udah pada tahu ya tentang bebek ini. Lokasinya memang agak jauh dari pusat kota, agak ke Bandung Timur sana.

Weekend lalu, sehabis pulang imunisasi di Rumah Vaksinasi Cibiru. Kita sempetin mampir ke RM Bebek Sinjay ini, karena memang searah pulang kan. Kondisi saat itu tidak memungkinkan kita buat makan di tempat. Karena Ilya lemes abis imunisasi. Kita memutuskan untuk makan di rumah aja. Bungkuss!! Jangan lupa minta sambal yang banyak.

Cabangnya di mana-mana

Untuk pengemasannya seperti makanan pada umumnya, pake kotak dus. Sambal mangganya dikasih banyak.. Pas sampai rumah, ternyata lupa kalau nasinya belum bikin. Alhasil, kita makan agak sorean dan bikin bebeknya gak sekriuk biasanya. Agak bete juga sih ya, tapi rasanya tetep enak kok. Soalnya udah laper bangeeeet.. Apalagi kalau makan pas masih hangat. Beuuuhh… Niqmat mana yang engkau dustakan pokoknya!! Kita pesan 2 dada bebek, totalnya jadi Rp 52.000. Kalau makan di tempat ada menu paketnya. Terakhir makan sih Rp 28.000 sudah termasuk nasi dan es teh manis. Kalau diganti es jeruk jadi Rp 32.000 an. Pas dibungkus agak kaget ya, kok segitu sekitar Rp 26.000 satunya, bebek doang. Naik kali ya, soalnya udah agak lama gak makan di sana.

Kremes serundeng enaaa

Untuk rasanya, aduh, susah berkata-kata. Karena ini adalah one of my favorite food ever! Bebeknya itu nyesss banget dimakan, gurih-gurih. Ditambah serundengnya dan sambal mangganya, makan pakai nasi hangat. Aduhay meleleh dimulut. Enak banget!! Asin pedes asem sambal mangga-nya itu benar-benar melengkapi bebek gorengnya. Tulangnya empuk, kadang Momi suka banget makan sama tulang-tulangnya. Hihi.. Bebeknya juga besar-besar. Jadi puas deh. Harganya juga standar harga bebek.

Sambal Mangga pelengkap niqmat dunia

Oiya, pas hari Sabtu kemarin ke sini, rumah makannya rame sekali. Biasanya ke sini pas makan malam. Sepiii.. sempet mikir kalau gak laku. Tapi ternyata setiap makan siang selalu penuh. Kalau ke sini, siap-siap gagal diet deh. Rasanya ngangenin banget!