Huwaei Nova 3i, Smartphone Idaman


"Hari ini temani aku survei ke perumahan ini ya," kata seorang rekan kerja saya beberapa tahun lalu. Saat itu kami masih berada di bawah 1 divisi sebagai staf perencana di perusahaan tempat kami bekerja. Saya sendiri saat itu terhitung baru 2 tahun menjadi karyawan di perusahaan tersebut. 

"Dimana tuh?" tanya saya yang sedang mengerjakan pekerjaan saya.

"Daerah Jahri Saleh. Di situ katanya airnya nggak ngalir. Ini mau kubuat rencana pipa baru," kata teman saya lagi."

"Oke deh," kata saya akhirnya. Kami pun bersiap. Menyiapkan peta lokasi, membawa meteran, dan tentunya kamera dan ponsel untuk mengambil foto. 

Setelah berkendara kurang lebih 10 menit, tibalah kami di lokasi perumahan yang dituju. Hari lumayan panas dan perumahan tersebut terlihat sepi. Saat itu memang sedang musim kemarau yang berlangsung cukup panjang di kota kami. Akibatnya perusahaan kami kesulitan memproduksi air minum karena sungainya terintrusi air laut hingga akhirnya distribusi air sangat dibatasi. Beberapa wilayah hanya mendapatkan air di malam hari bahkan ada wilayah yang airnya tidak mengalir sama sekali.

Saat kami berdua sibuk dengan pekerjaan mengukur dan mengecek air di beberapa rumah, seorang pria datang.

"Kalian dari P*AM, ya?" tanya beliau tanpa basa-basi.

"Iya, Pak," jawab kami pendek.

Mengetahui kebenaran pertanyaannya, pria itu pun langsung bercerocos bagaimana di komplek perumahannya air tak mengalir berhari-hari. Beliau juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan kami yang katanya sangat tidak memuaskan. Sebagai karyawan, mau tak mau kami hanya mendengarkan keluhan dari pelanggan tersebut sambil berusaha menjelaskan kondisi air yang memang sangat terbatas.

Untungnya pria setelah puas menumpahkan kekesalannya pria itu berlalu meninggalkan kami. Musim kemarau dan air yang tidak mengalir kadang memang membuat orang-orang cepat frustrasi. 

Suka Duka Bekerja di Perusahaan Air

Saya diterima di perusahaan ini setelah mengikuti seleksi yang diadakan beberapa tahun lalu. Awalnya saya hanya masuk di bangku cadangan. Namun karena salah satu calon pegawai belum memenuhi syarat di tes kesehatan, saya pun dipanggil untuk menjadi karyawan. 

Sesuai dengan latar belakang pendidikan, saya pun ditempatkan di bagian teknik. Sebagai salah satu staf perencana, saya memiliki job desk membuat perencanaan perpipaan di wilayah-wilayah yang belum memiliki jaringan pipa. Biasanya berupa perumahan baru atau perumahan lama yang akan dibenahi perpipaannya. Selain itu, kadang saya juga membuat perencanaan bangunan infrastruktur di kantor. 

Meski kuliah di jurusan teknik, nyatanya ilmu yang saya miliki jauh sekali dari urusan pipa dan perencanaan air. Karena itulah mau tak mau saya belajar dari awal. Saya mulai berkenalan dengan nama-nama-nama seperti pipa HDPE, Steel dan berbagai aksesoris yang digunakan dalam membuat perencanaan jaringan. Saya juga turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi daerah yang akan direncanakan. Apakah jalannya sudah diurug, apakah ada jembatan. Kadang saya dan teman-teman juga melakukan analisa apakah pipa

Bekerja di bidang penyediaan air bersih tentunya memiliki ceritanya masing-masing. Bagi saya yang bekerja di bagian teknik dan kerap turun ke lapangan, membuat saya jadi lebih mengenal wilayah kota kelahiran saya. Beberapa wilayah yang dulunya masih sepi perlahan tapi pasti mulai dibangun. Hal menarik lainnya, survey lapangan juga kadang menjadi ajang survey rumah bagi mereka yang ingin memiliki rumah. Karena itulah kadang selain mengambil foto jalan, kami juga memotret rumah yang ada di perumahan yang baru dibangun. 


Salah satu lokasi perumahan yang disurvey

Smartphone Idaman 2018

Selain berprofesi sebagai karyawan di sebuah perusahaan daerah, saya juga menjalani aktivitas sebagai blogger. Nah, pertengahan bulan September lalu bisa dibilang hari yang nahas bagi ponsel saya. Ponsel yang sehari-hari saya gunakan mati total karena terbanting. Sedih sekali rasanya mengingat ada cukup banyak data di ponsel tersebut mulai dari catatan saat survey hingga foto-foto yang sudah saya abadikan. Apalagi sebagai blogger dan pengguna internet aktif, saya lebih banyak menggunakan ponsel dalam melakukan aktivitas ngeblog. Mati gaya banget lah jadinya.


Untuk membeli ponsel baru sendiri juga bukan perkara sepele. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan mulai dari dana hingga tipe ponsel yang ingin dibeli. Apalagi sekarang setiap hari bulan ada saja model terbaru muncul. Pastinya saya cukup bingung jika harus memilih satu di antara belasan ponsel yang dipasang di etalase toko/marketplace yang saya kunjungi. 

Nah, belakangan ini saya mengetahui kalau Huwaei mengeluarkan produk terbarunya yakni Huwaei Nova 3i. Ponsel dengan kisaran harga 4 jutaan ini memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya jadi “Smartphone Idaman 2018” bagi saya. Apa saja kelebihan itu? Yuk kita intip sama-sama :

Desain elegan dengan warna Iris Purple dan Hitam
Huwaei Nova 3i hadir dengan 2 warna yakni Black dan Iris Purple nan elegan dengan sentuhan glass pada bagian belakangnya. KBagi mereka yang ingin tampil beda, warna Iris Purple ini bisa jadi pilihan untuk dimiliki. Untuk besarnya sendiri, Huwaei Nova 3i memiliki ukuran layar 6.3" yang pastinya membuat kita cukup puas saat mengambil gambar atau menonton film lewat ponsel. 




Memiliki empat kamera dengan teknologi AI

Sekarang ini ponsel tak lagi cukup hanya dibekali dengan 2 kamera, tapi 4. Nah, bagi mereka yang suka selfie, Huwaei Nova 3i ini layak sekali dimiliki karena memiliki 4 kamera dengan resolusi 24 MP + 2 MP untuk kamera depan dan 16 MP + 2 MP untuk kamera belakang yang pastinya membuat foto bokeh yang keren. Tambahan lagi, ponsel ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi AI yang pastinya akan meningkatkan kualitas bidikan kameranya. 

Bagi yang suka dengan animasi, Huwaei Nova 3i juga dilengkapi dengan Qmoji yang siap mempelajari dan menganimasikan ekspresi wajah, gerakan, dan suara kita untuk menghasilkan Qmoji dengan format GIF atau video yang dipersonalisasi di Layar, menambahkan lebih banyak hal menarik pada pesan yang kita kirim. 

Storage 128 GB paling besar di kelas ponsel mid-end saat ini
Yuhuu, siapa yang suka menyimpan banyak foto dan file film atau drama korea di ponselnya? Bagi mereka yang berprofesi sebagai blogger, adanya storage yang besar pada sebuah ponsel sangat membantu mengingat banyaknya foto yang diambil entah itu untuk review produk, jalan-jalan hingga video liputan. 

Tak hanya itu, untuk urusan blog, kadang kita juga menginstal banyak aplikasi yang menunjang pekerjaan kita. Pasti bete kan ya kalau sebentar-sebentar harus hapus aplikasi karena memorinya kepenuhan. Nah, Huwaei Nova 3i hadir dengan storage 128 GB yang insyaAllah cukup banget buat menginstal banyak aplikasi dan menyimpan berbagai file yang kita miliki.

Dilengkapi dengan GPU Turbo untuk kemampuan gaming
Bagi penggemar game online, pasti mupeng banget nih dengan GPU Turbo yang dimiliki Huwaei 3i ini. Selain itu, Huwaei Nova 3i juga dilengkapi sistem operasi Android 8.0 dan  chipset Kirin 710 berteknologi 12 nm, yang memberikan hasil responsif yang halus, fitur foto AI dan pengalaman bermain yang imersif di Ponsel Android dengan ISP independen dan DSP. Untuk baterainya sendiri, Huwaei Nova 3i ini memiliki kapasitas baterai 3.340 mAh yang pastinya cukup tangguh dipakai seharian. 

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkannya, pastinya saya berharap banget nih bisa memiliki ponsel terbaru Huwaei yang satu ini. Ponsel ini pastinya akan sangat membantu saya dalam menjalankan aktivitas sebagai tukang ledeng dan blogger dengan berbagai ide di kepala. Doakan saya bisa memilikinya ya, teman-teman. 

#HuaweiNova3i_ID #ChooseTheBest

Tulisan ini diikutsertakan dalam Huawei Nova 3i Blog Competition by Koh Huang