Kampung Turis - Karawang

Selama ini Bucil selalu mikir 'Ada enggak, sih, wisata bagus di Karawang?' atau 'Bisa enggak, sih, Karawang bikin wisata yang bagus?'. Akhirnya sekarang-sekarang ini pertanyaan semacam itu mulai terjawab.

Beberapa waktu belakangan ini, di Karawang mulai bermunculan wisata-wisata baru yang enggak kalah bagus kalau dibandingkan sama yang ada di kota lain. Salah satunya, Kampung Turis ini.

Lokasinya ada di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Loji - Kabupaten Karawang. Untuk lokasi persisnya, kalian bisa langsung cari aja di google Kampung Turis Karawang, nanti bakalan langsung muncul maps nya di paling atas. Di situ juga nanti kalian bisa lihat jam buka dan kontak yang bisa dihubungi.

Lahan parkir di sana ada 2, yang langsung  di Kampung Turis-nya, juga ada yang di seberangnya, kalau lahan parkir di dalam penuh. Yang disayangkan adalah, di lokasi parkir yang di seberangnya ini --keluarga b0cah parkir di sini-- berbarengan sama pembuangan sampah, dan pembuangan sampahnya ini enggak tertutup. Selain bau-nya yang kurang enak, pemandangannya juga jadi kurang bagus, karena pas banget di belakang mobil keluarga b0cah ini tumpukan sampah yang berantakan.

Ditambah lagi, di bawah sana kelihatannya ada aliran sungai. Kalau sampahnya menumpuk dan berjatuhan ke sungai, jadi mencemari lingkungan dong, ya. Mungkin untuk pihak manajemen bisa lebih memerhatikan masalah pengelolaan sampah-nya lagi.

Biaya masuk ke Kampung Turis gratis, nanti begitu masuk kita akan disambut sama batu berukir tulisan Kampung Turis kayak penampakan di foto pertama.

Kampung Turis - Karawang

Di dalam Kampung turis sendiri ada penginapan, restoran, waterpark, dan beberapa arena permainan lainnya. Kebetulan, keluarga b0cah cuma mampir makan di restorannya aja. Tapi, Bucil sempat foto sedikit area waterpark nya.

Nah, area makannya itu semacam saung-saung yang terhubung langsung sama kolam ikan. Kita bisa ngasih makan ikan-ikan ini dengan makanan ikan yang dibeli di kasir restoran. Harga makanan ikannya Bucil lupa, tapi, yang pasti harganya masih cukup terjangkau, enggak bikin kaget dompet.

Waktu datang ke sana, emang udah mendekati waktu makan siang, jadi hampir tengah hari. Begitu turun dari mobil, duh, panasnya puoooolll~!! Tapi, setelah duduk-duduk di saung, dengan atap bale-bale gini, duh sejuknyaaaa. Karena panasnya itu, makanya rencana untuk ajak Aa berenang di waterpark pun batal.

Kampung Turis - Karawang

Ngomongin soal waterpark, jadi areanya ini enggak terlalu luas, meski juga emang enggak kecil. Sudah cukup banyak pepohonan di sekitarnya. Jadi, untuk yang nunggu, masih oke ya. Tapi tetep, di kolamnya ya langsung kena teriknya sang mentari deh.

Soal makanannya, sayangnya foto-foto makanannya enggak ada di ponsel Bucil, tapi, di ponselnya Abah. Jadi, ya sudahlah ya~

Menu yang tersedia ya masakan khas sunda. Nah, kebetulan masakan yang keluarga b0cah pesan waktu itu ada nasi liwet, kangkung hot plate, udang asam manis, daaaannn, ini nih yang agak surprise buat keluarga b0cah, icip-icip patin bakar untuk pertama kalinya.

Untuk rasanya ya biasa aja, sih. Enggak yang terlalu istimewa. Tapi, masih oke. Si patin-nya ini, enak, deh. Enggak nyangka juga, sih patin bakar ternyata enak ya. Sama sekali enggak kecium amis. Untuk nasi liwetnya, nunggunya emang agak lama, karena kan mereka masak dadakan. Nah, si liwetnya ini, bumbu yang dikasih di dalamnya lumayan banyak, jadi wangi liwetnya dapet banget.

Kampung Turis - Karawang

Makan di sini cukup menyenangkan. Suasana baru aja di Karawang buat keluarga b0cah. Apalagi Aa seneng banget ngasih makan ikan di kolam. Ikannya besar-besar banget!!!

Mungkin lain kali kalau ke sini lagi, keluarga b0cah bakal coba main di waterparknya, eksplor area lain, dan mungkin juga bahkan bakal coba nginep di penginapannya.