Anak adalah anugerah terindah dari Allah Swt, yang dititipkan kepada para orang tua. Sebagai orang tua, sudah seharusnya bertanggung jawab untuk merawat dan membimbingnya. Terutama perannya dalam perkembangan akhlak (mental) dan karakter anak.

Semua orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh dengan baik secara fisik maupun psikis/mental. Namun masih banyak orang tua yang berfokus pada pertumbuhan anak secara fisik saja, dan cenderung melewatkan perilaku dan psikis anak, padahal pembentukan perilaku dan psikis anak adalah fondasi bagi si anak untuk tumbuh di lingkungan sosialnya nanti ketika dewasa. Pertumbuhan fisik bisa didorong dengan asupan makanan sehat dan bergizi, namun bagaimana dengan kesehatan psikis anak?

image

Bicara tentang kesehatan psikis anak, Selasa (31/7/2018), dalam rangka memperingati hari Anak Nasional, yang jatuh tiap tanggal 23 Juli, halodoc bersama Mom Blogger Community (MBC) menggelar sebuah Talkshow dengan tema “Tips Menjaga Psikis Anak Sejak Dini”. Di Paradigma Cafe Jakarta Pusat. Saya sangat senang bisa menghadirinya, bersama moms yang lain. Dengan tema tersebut, para moms mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk meng- upgrade diri demi buah hati tercinta.
Hadir sebagai pembicara utama, seorang Psikiater Spesialis Anak dan Remaja, Departemen Medik Kesehatan Jiwa RSCM, Dr. Tjhin Wiguna, Sp. Kj.
Acara tersebut ditujukan bagi pasangan muda dan juga para orang tua yang memiliki balita. Tujuannya agar orang tua bisa mendidik anaknya dengan cara yang lebih baik dan lebih sehat sesuai anjuran dokter.
Menurut Blessy Desima Reta,  Offline Marketing Manager Halodoc, “Umumnya orang tua mendidik anak sesuai dengan norma dan budaya yang ada di masyarakat saat ini, tapi belum tentu hal tersebut yang dibenarkan oleh medis. Apalagi sekarang zamanya sudah mulai berubah, anak sudah sangat aware dengan teknologi, jadi sebagai orang tua perlu arahan  untuk mendiddik anak sesuai dengan perkembangan zaman”.

image

image

Pemaparan Dr. Tjhin Wiguna
Lebih lanjut Dr. Tjhin menyampaikan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam perkembangan karakter dan moral anak. Anak biasanya mencari panutan dalam membentuk bahasa, perilaku, dan sikap mereka. Sangat penting bagi orang tua untuk memastikan bahwa, bahasa, sikap, dan perilakunya dapat menjadi panutan yang positif bagi anak.
Hal tersebut diperkuat adanya survey dari 1.176 orang di Amerika Serikat, menemukan bahwa dua per tiga dari orang dewasa percaya bahwa nilai moral dari anak telah menurun cukup banyak sejak saat mereka masih muda. Harian The Times, melaporkan juga bahwa peningkatan budaya selebriti dan melemahnya hubungan dalam keluarga turut ambil bagian dalam menurunnya nilai moral dalam diri anak-anak.

Tidak sedikit orang tua yang justru bangga dan membiarkan anaknya yang melakukan sesuatu yang kurang baik.
Misal: Di ruang praktek Dr. Tjhin salah seorang pasien, anaknya memainkan saklar listriknya dan lampunya mati hidup, hingga beberapa kali, tapi orang tuanya membiarkan saja, hal tersebut kurang baik, dan sebagai orang sepatutnya menegur baik-baik dan melarangnya.
Saat sesi tanya jawab, peserta begitu antusias untuk bertanya, dan  Dr Thjin menjawab semua pertanyaan selalu dengan senyum keramahan, peserta cukup puas dengan jawaban-jawabannya. Diakhir sesi tanya jawab, Dr Thjin memberikan beberapa tips menjaga psikis anak, diantaranya:
1. Berikan contoh kepada anak bahwa orang tuanya selalu bersikap dan berperilaku positif.
2. Bantu anak untuk menemukan panutan dibidang yang dia sukai, seandainya anak menyukai aktivitas memasak, sebagai orang tua memberikan gambaran dan menunjukan tokoh/chef/koki yang sukses dan berperilaku positif.
3. Bicara dengan anak tentang orang-orang/tokoh besar yang bekerja keras untuk membuat perubahan positif dalam kehidupan dan di lingkungan sekitar.
4. Tunjukan pada anak, bahwa orang tuanya punya orientasi pada tujuan dan perencanaan masa depan yang baik.
5. Lingkupi rumah dengan suasana keagamaan yang baik, menjalankan ibadah dengan baik.
6. Budayakan ucapan terima kasih, maaf dan tolong. Berbagi dengan sesama.
7. Menghargai orang yang lebih dewasa atau sebaya, ajarkan tata krama yang berlaku di masyarakat umum.
8. Mengembangkan empati pada anak dengan cara mengajak anak ketika sedang mengunjungi orang sakit. Empati pada penderitaan orang lain, memenuhi undangan orang lain, bertanggung jawab.
9. Memberikan pujian dan reward atas prestasi-prestasi anak baik di rumah maupun di sekolah.

Selain tips diatas, Dr. Tjhin mengingatkan juga bahwa membesarkan anak seharusnya memang dengan pola, asuh, asih dan asah, dimana ketiganya harus saling melengkapi dan sejalan.
Asuh, sebagai orang tua harus bisa mencukupi kebutuhan nutrisi, sandang, pangan dan papan.
Asih, melimpahi anak dengan kasih sayang, rasa aman, dan menciptakan hubungan keluarga yang harmonis.
Asah, orang tua memberikan kebutuhan stimulasi untuk menunjang perkembangan anak, permainan yang mengedukasi.
Selayaknya orang tua, pastinya akan memberikan yang terbaik buat anak-anak baik lahir maupun bathin.

Aplikasi Halodoc
O iya, dari awal saya sering sekali menyebut kata halodoc, tentu para pembaca bertanya-tanya apa sih halodoc?
Halodoc merupakan aplikasi kesehatan terpadu berbasis online yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan bagi pengguna. Aplikasi halodoc dilengkapi dengam tiga fitur utama, yakni Apotik Antar, layanan yang dapat membantu para pengguna dalam membeli suplemen, vitamin dan obat dengan resep dokter dengancepat, aman dan nyaman. Hubungi Dokter, layanan yang memfasilitasi para pengguna untuk berinteraksi secara langsung dengan ribuan Dokter melalui voice call, vidio call atau chat. Dan Lab Service, dimana halodoc bekerja sama dengan prodia dalam memberi kemudahan bagi pengguna untuk melakukanpengecekan kesehatan  di rumah maupun kantor.

Sudah terbayang kan,  halodoc, masih bingung, kok online? Yap betul online, karena semua aktivitas seperti konsultasi Dokter, beli obat dan cek laboratoroum semua bisa dilakukan dengan menggunakan smartphone. Halodoc seperti kotak P3K, yang berada dalam genggaman, selama 24 jam siap menemani dan membantu apabila kita membutuhkanya, tinggal klik saja.
Nah, karena online tentunya kita harus punya aplikasi halodoc, yang bisa diunduh di smartphone, mudah kan moms.

image

image

Halodoc ini pertama diluncurkan oleh Jonathan Sudharta, CEO MHealth Tech pada tahun 2016. Selain bisa diunduh melalui smartphone, halodoc juga bisa dibuka melalui websitenya: http://www.halodoc.com

Fitur utama halodoc
* Contact Doctor
Kita bisa melakukan konsultasi berbagai macam keluhan dan masalah kesehatan, kepada Dokter ahli atau spesialisasi baik umum, anak, mata diseluruh Indonesia melalui vidio/voice call, chat tanpa antri dan ribet.
* Pharmacy Delivery
Selama 24 jam penuh, siap mengantarkan, pembelian suplemen, obat tanpa minimum pembelian dengan layanan gratis ongkos kirim. Dan harga yang relatif bersaing dengan apotik komvensional. Karena halodoc sudah bekerja sama dengan 1.000 apotik yang tersebar di 20 kota di Indonesia dengan cepat, aman dan nyaman.
* Lab Service
Halodoc bekerja sama dengan Prodia, membwrikan layanan cek laboratprium yang bisa dipanggil ke rumah sehingga memudahkan kita, tidak perlu bersusah payah ke lab sendiri, saat ini baru bisa menjangkau Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

Akhirnya untuk memperingati hari Anak Nasional, Halodoc mengajak para orang tua untuk lebih memperhatikan kesehatan anak. Penting bagi anak untuk  tumbuh dengan baik agar bisa menjadi penerus bangsa yang sehat secara fisik dan psikis (mental) di kemudian hari.
Semoga Halodoc semakin sukses dan berkembang dan keluarga diIndonesia semakin mudah mendapatkan akses layanan kesehatan dengan cepat, tepat, dan terpercaya.
Terima kasih juga untuk Mom Blogger Community (MBC) yang sudah mengundang saya untuk menghadiri acara super keren. Semoga diundang lagi pada kesempatan lain.

image

Tanya Dokter, Beli Obat, & Cek Lab, dimanapun jadi mudah dengan HALODOC

#HalodocHariAnak
#PakeHalodoc
#HalodocxMBC
Kepoin juga sosial media Halodoc,
Instagram ; @halodoc
Favebook : @halodocID
Twitter : @halpdocID
http://www.halodoc.com