Ketika pagi tiba, perasaan resah itu terus saja hadir. Setiap hari, perasaan yang rutin muncul kecuali saat Sabtu-minggu saja saya merasa lebih tenang. Sejak memiliki anak usia sekolah, saya agak cemas setiap kali anak-anak tidak bersama saya. Setiap kali ia tidak di rumah, meskipun saya tau dia berada di tempat yang aman yaitu bersama guru dan teman-teman yang baik.  Entah apa ini perasaan yang terlalu lebay. saya yakin semua Ibu mengalami hal yang sama ketika buah hatinya harus lepas dari pengawasan, hanya bedanya kadar khawatirnya saja yang berbeda-beda.

Pemberi semangat untuk sang juara
Khawatir anaknya lapar tapi tidak ada makanan yang ia sukai, khawatir ia di ganggu teman, khawatir dia kelelahan, sakit, haus, dan berbagai kekhawatiran lainnya. Wajar perasaan itu ada, apalagi jika si anak berada dalam range usia anak kecil di bawah 10 tahun atau si anak berada dalam lingkungan baru.

Saya tau perasaan macam ini nanti akan hilang dengan sendirinya seiring waktu dan kemandirian anak. Tapi di saat-saat kondisi tenang itu belum tercapai, saya memilih untuk menikmati segala perasaan ini (duh lah ini bahasanya jadi serius menegangkan begini yak ^^ )

Seperti anak saya Qori yang menjadi murid baru di tahun ajaran ini. Meskipun sudah kelas 3 SD tapi ia baru saja menjadi murid pindahan lintas provinsi. Saya selalu bertanya apa menu makan siang dan snacknya di sekolah, suka atau enggak? dia merasa cukup atau tidak dengan pembagiannya. Teman barunya baik apa jutek, gurunya baik atau galak dan sederet pertanyaan lainnya. Alhamdulillah selama ini semua yang saya tanya, dijawab dengan positif. Hanya saja, melihat sekolah anak saya yang fullday saya masih saja terus khawatir jika ia merasa lapar atau ganjel perut diluar jatah makan di sekolah.

Sebenarnya anak saya tidak gemuk,  hanya saja dia sangat aktif, jadi meski tidak gemuk dia makan cukup banyak. Mungkin untuk mengganti energi yang keluar ketika beraktivitas. Jadi meskipun di sekolah sudah ada jadwal snacking dan makan siang dengan menu lengkap, sehat dan bergizi dan dia makan lahap, tapi tetap saja katanya mau dikasih bekal.

Dan salah satu cara untuk mengurangi kekhawatiran saya soal asupannya, saya mengabulkan permintaan bekalnya untuk memastikan setiap saat dia cukup energi untuk badannya. Alhamdulillah pihak sekolah mengijinkan anak membawa bekal tambahan dari rumah yang penting yang dibawa adalah makanan sehat, syaratnya begitu.

Buat saya, membuat bekal ini sudah jadi rutinitas sejak ia TK. Dan saya tau benar apa yang dia sukai dan tidak sukai. Hanya saja seiring dengan bertambah usia, tentu kebutuhan gizi juga berbeda dan variasi menu harus selalu saya rubah. Supaya Qori tidak bosan. 

Lalu apa arti bekal bagi kalian para Ibu? bekal kalo bagi saya, bukan hanya sekedar kotak makan berisi makanan atau snack. melainkan sebagai tanda cinta saya kepada anak. sekotak bekal yang tiap hari saya siapkan untuk anak-anak saya mengartikan bahwa

Nak, bekal ini tanda cinta mama, ia akan menemanimu seperti mama yang selalu ingin menemanimu
Nak, bekal ini tanda cinta mama, bahwa mama ingin kamu tidak kebingungan ketika lapar
Nak, bekal ini tanda cinta mama, karena hanya dengan bekal penuh doa ini cara mama mencintaimu ketika kita sedang tidak bersama
Nak, bekal ini tanda cinta mama, yang setiap detik ingin memberi yang terbaik untukmu

Pernah suatu hari saya sakit, jangankan buat bekal. Untuk bangun membuat sarapan saja saya tidak bisa. Papanya hanya bisa membuat sarapan, tapi tidak sempat membuat bekal karena harus memandikan adik-adiknya saat saya sakit. Supaya ketika ke kantor, saya sudah bebas tugas dan hanya menjaga adik-adiknya Qori saja.

Lalu di sekolah ternyata menu cateringnya yang dia gak begitu suka, jadi makan sedikit. Mau makan yang lain tapi bekal yang dibelikan papa di toko kue juga kurang enak. Akhirnya Qori menahan lapar sampai pulang sekolah. Sampai rumah dia makan segala yang ada di kulkas saking laparnya. Saya jadi merasa sangat bersalah.

Meski saya selalu mengajarkan Qori untuk tidak pilih-pilih makanan, dan dia pun mau menerima apa saja yang ada. Hari ini pun sebenarnya dia tidak mengeluh dan hanya bercerita karena saya bertanya. Tapi tetap saja saya merasa bersalah.  Karena selagi bisa, tentu saja saya inginnya dia tidak perlu sampai mengalami itu.

Kecuali memang saat menjalani puasa ramadhan sih, tidak apa-apa lapar dan tidak ngemil sampai magrib, hehehe. Sejak itu saya jadi mengajari suami saya juga menyiapkan bekal supaya ketika saya tidak bisa menyiapkan, anak-anak tetap dapat bekal sesuai kebutuhannya.

Bekal ini punya arti dalam bagi saya. Secapek-capeknya saya selalu pastikan esok paginya saya membuatkan bekal anak-anak saya setiap hari. Bersyukurnya saya, meski di sekolah sudah mendapat jatah snack dan makan siang dari sekolah, bekalnya selalu habis. Entah dengan alasan kadang dia tidak suka menu sekolah hari itu, atau karena menu bekal lebih enak. kadang juga, Qori bilang dia masih lapar, karena itu bekal sangat menyenangkan untuk dia bawa setiap hari. saya pun senang sekali karena ia selalu menghabiskan, tidak ada yang mubazir.

Apalagi sejak kelas 1 Qori alhamdulillah mendapat rangking 1 di kelas. Dan minggu lalu juga baru dapat bintang prestasi dari sekolah sebagai Akhwat (perempuan)  terbaik di kelas karena ibadah yang lengkap dan berkepribadian baik di sekolah. Rasanya, untuk saya pribadi, selelah-lelahnya perjuangan saya memberikan yang terbaik untuk anak saya, terbayar lunas dengan prestasi yang dia buat. Anggap saja, ini adalah bekal penuh cinta untuk  pemberi semangat sang juara.

Qori mendapat bintang prestasi
Isinya apa sih bekal yang saya buat? kok anak-anak suka banget. sebenarnya biasa saja, malah sangat sederhana bagi saya yang harus menyiapkan 3 kotak bekal setiap pagi. Iya betul, 3 kotak bekal. Yaitu untuk suami makan siang, Qori yang SD dan Qowiy yang sudah TK A. Saya juga bukan emak yang pandai membuat bekal bento lucu dan sejenisnya. Yang saya pastikan hanyalah, isi bekal itu makanan yang disukainya tapi tetap saya kontrol gizinya. 

Nah, ini saya mau pamer dikit nih, isi kotak bekal untuk Qori

Bekal Penuh Cinta untuk Qori

Bekal ini isinya sudah mencakup makanan ala kadarnya, buah, dan snack. Dulu saya pernah menulis tentang piring gizi seimbang dimana komposisi gizi yang sesuai dengan anak bisa dipatok sesuai ukuran genggam tangannya. Nah menurut saya, komposisinya sudah seimbang untuk Qori. Mencakup karbo, buah, lauk pauk dan sayur mayur dilengkapi snack biskuit gandum. 

Untuk snacknya, saya menambahkan beberapa potong biskuit Julie's. Dengan varian rasa chocomore dan peanut butter saya rasa segitu cukup sampai pulang sekolah.

Kenapa harus julie's? Kan biskuit lain banyak tuh. Bagi saya memilih snack ini susah-susah gampang. Ada yang kadang menurut kita kandungannya bagus nih, tapi anak suami enggak suka sama rasanya. Ada yang enak rasanya tapi kandungannya kurang baik untuk banyak di konsumsi. Atau ada juga yang kandungan bagus, rasanya enak, eh harganya mahal. Hahaha.. Ini sih nasib ya buat emak-emak dengan pemasukan standard pastinya akan memilih yang bagus tapi terjangkau. Supaya dengan uang minimal bisa dapat sesuai kebutuhan. Ya enggak? Ya kan.. Ya kan.. 

Saya suka membeli biskuit julies ini untuk bekal, karena harganya cukup terjangkau di minimarket dekat rumah saya, dan isinya banyak. Kalau saya beli dua bungkus rasa chocomore dan peanut butter, itu bisa untuk 3 kotak bekal untuk 2-3 hari. Hemat kalo versi saya ini, kalau menurut kalian gimana? 

Alhamdulillah tiap saya kasih bekal julies, isinya tidak pernah dibawa pulang alias habis dimakan. Dan saya belum menerima pengaduan dari para pemakan bekal ini soal rasanya. Artinya semua suka. Yeay.. Emak merasa berhasil memilih menu. 

Lalu ada yang tanya, kenapa memilih biskuit? Kenapa tidak beli cookies saja? 

Nah, saya kasih tau sedikit ya. Bedanya cookies dan biskuit. Lah ternyata ada bedanya ya? Selama ini dikirain biskuit dan cookies sama aja. Sama-sama kue kering gitu, ternyata bukan hanya beda sebutan buibu tapi memang beda dibeberapa hal

Perbedaan Cookies dan Biskuit

Itulah akhirnya saya jadi memilih biskuit julie's.  Menurut saya untuk snacking biskuit lebih baik daripada cookies. Jadi untuk yang mau beli atau repurchase biskuit julie's ini saya berikan pertimbangan yang sudah saya ulas tadi ya

Kenapa memilih julie's untuk snacking?
  1. Julie's adalah biskuit, bukan cookies
  2. Harga terjangkau dengan isi banyak
  3. Rasanya pas untuk selera anak dan dewasa
  4. Tersedia rasa peanut butter untuk yang suka gurih dan rasa chocomore untuk yang suka manis
  5. Terbuat dari gandum yang baik untuk kadar gula darah
  6. Mudah didapat di minimarket terdekat.
By the way, bekal saya jangan diketawain ya, saya memang enggak expert membuat bento. Dan saya tidak punya cetakan bento, saya sering memakai cetakan puding which is biasanya modelnya sangat sederhana atau yang kaya di foto itu justru terlalu rumit. Tapi ya, selama membuatnya dengan cinta, apapun bentuk bekal kita, pasti anak akan senang. Mereka pasti tau sendirilah usaha kita dan itu dibuat dengan cinta setulus hati, eaaaa..

Sebenarnya antara percaya diri dan tidak waktu mau upload foto ini. Tapi karena sedang ada niatan mau kasih tau kalo Biskuit Julie's sedang mengadakan lomba foto bekal di instagram. Jadi saya share aja nih foto bekal saya. Siapa tau membuat kalian jadi terinspirasi bikin bekal yang lebih bagus, ya kan!

Jadi caranya gampang sekali untuk ikut lomba foto bekal julie's di instagram:
  1. Beli julie's biskuit varian chocomore dan peanut butter 90 gr
  2. Simpan struk pembelian
  3. Upload foto bekal dengan cerita dibalik bekal tsb
Untuk keterangan lengkap, klik di http://bit.ly/BekalCintaJulies paling lambat 30 september 2018 ya. 

Bekal yang di unggah pasti akan lebih seru jika disertai kisah yang seru dibalik pembuatannya. Tapi Kalau tidak biasa bikin bekal bagaimana? Ya enggak apa-apa sih ya. Kan julie's biskuit ini juga  bukan cuma untuk bekal saja. Tapi juga cocok untuk semua pecinta biskuit, pecinta nongkrong dan pecinta cemilan seperti saya.

Selain bekal anak, saya sendiri suka ngemil biskuit ini kalau semua sudah berangkat atau ketika santai sore di temani secangkir teh hangat. Sambil nulis blog dan nemenin si bungsu main di halaman rasanya me time banget. Coba buat yang mau snacking time, siapkan julie's bersama minuman favorit kalian.


Julie's juga cocok disajikan untuk tamu yang datang ke rumah, untuk teman meeting santai sama teman-teman atau bahkan untuk buket hadiah. Sekarang ide hadiah ternyata bukan hanya bunga ya. Bahkan rangkaian biskuit ternyata cakep untuk buket hadiah. Saya dulu berpikir bahwa biskuit hanya bisa dijadikan hadiah dalam parcel. Sampai akhirnya saya melihat ada foto julie's biskuit dalam buket hadiah duh mupeng juga saya mau dikasih buket seperti itu. 

Itu tadi cerita saya tentang biskuit, semoga bermanfaat untuk yang akan atau sedang membuat bekal untuk anggota keluarga tercinta. Semoga semua bekal, berbuah cinta yang manis dan jangan lupa ikut lombanya ya.