Halo Annyeong

Regional Conference Dare to Change Sophie Pariski-ka: Mr. Gregory Fauvet, Mr. Bruno Husson dan Ibu Deasy Rahayu saat press conference di lounge. Photo by: Mugniar.com

Beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 8 September 2018 aku diberi kesempatan menghadiri event Regional Conference yang diadakan oleh Sophie Paris dengan tema “Dare to Change”. Sophie Paris? Sounds familiar? Iyap. Sophie Paris atau yang dikenal Sophie Martin adalah perusahaan fashion dan kecantikan ternama di Indonesia berdiri sejak 1995. Dengan mengembangkan sistem penjualan langsung, Sophie telah menjadi pemimpin perusahaan fashion di Asia yang juga menyediakan latihan kepemimpinan, fashion dan kecantikan karena perkembangan member sama pentingnya dengan pertumbuhan perusahaan.

Regional conference yang diadakan oleh Sophie Paris ini bertempat di Maraja Ballroom, hotel Sahid Jaya Makassar. Venue nya tuh besar banget. Ini artinya bahwa acara Sophie Paris ini acara besar dan menurut aku “gak setengah-setengah”. Bahkan Sophie juga telah mengadakan event ini di beberapa kota sebelum diadakan di makassar dan sukses. Regional Conference 2018 ini merupakan seminar terbesar sekaligus rekognisi bagi lebih dari 100 member yang telah mencapai program Sophie Leaders Club (SLC).Regional Conference Dare to Change Sophie Paris

Sebelum acara dimulai, di luar ballroom terdapat beberapa both. Both yang paling pertama adalah both registrasi yang berada di sisi kanan untuk peserta dari media dan blogger dan kiri untuk registrasi member. Ada juga both untuk mengambil lunch box, both digital, both kosmetik. Ada juga spot yang disediakan untuk foto. Di bothdigital kita bisa mendaftar menjadi member secara online.

Regional Conference Dare to Change Sophie Parisspot fotoRegional Conference Dare to Change Sophie ParisFoto bareng teman teman Makassar BeautyGram. Photo by Ayuindah

Setelah registrasi dan dipersilakan masuk ke venue, acara dibuka oleh MC yang menyemangati peserta seminar dengan membagikan banyak hadiah. Setelah itu kita disuguhkan dengan penampilan tarian tradisional. Kalau aku lihat sih ini sepertinya tarian 4 suku di Sulawesi Selatan. Lalu tibalah saatnya speaker seminar yang ditunggu-tunggu, Mr.Bruno Husson selaku founder dan CEO Sophie Paris Indonesia, Mr. Gregory Fauvet EVP Sales dan marketing, dan ibu Deasy Rahayu selaku VP sales & Training. Ketiganya datang disambut sorak sorai peserta yang sangat bersemangat.

Speech yang pertama dibawakan oleh Mr. Gregory Fauvet. Beliau memaparkan bahwa sekarang adalah zaman digital. Perusahaan seperti Gojek sekarang sudah menjadi perusahaan terbesar di Asia Timur. Ini karena pemanfaatan teknologi. Kesuksesan di masa depan juga tentunya tidak lepas dari pemanfaatan teknologi yang terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Sebab itu lah sehingga Sophie Paris mengembangkan sistem online.

Sophie Paris sekarang bisa online dan diakses di http://www.sophieparis.com atau bisa mengunduh Sophie Paris app di Google Play Store (untuk di Aps Store aku belum tau). Selain itu pada katalog Sophie sekarang sudah dilengkapi dengan QR Code. Hal ini dijelaskan oleh ibu Deasy Rahayu. Beliau menjelaskan bahwa setiap barang di katalog Sohie sudah ada QR Code nya. Scan QR Code pun bisa dilakukan di Facebook. Seperti yang kita tau zaman sekarang ini semua kalangan banyak menggunakan jejaring sosial ini.

Mr. Bruno Husson saat naik ke atas panggung untuk speech.

Yang paling aku suka adalah speech dari Mr. Bruno Husson. Beliau seakan-akan membakar semangat para peserta untuk mencapai kesuksesan, termasuk aku. Dengan tema “Dare to Change” mr. Bruno memaparkan kiat kiat yang harus dilakukan bila ingin sukses. Yang aku tangkap dari beliau itu ada 3 yaitu Fokus, Terus belajar dan tetap berfikir Positif. Kita juga harus melek teknologi. Mr. Bruno juga sedikit flashback menceritakan bahwa dulunya ia hanya menjual 5 buah tas dan Sophie kala itu hanya industri rumahan dengan 3 penjahit. Berkat kerja keras kini Sophie telah menjual tas sebanyak 50 juta buah dan berkembang hingga ke Filipina, Vietnam dan Maroko. Bruno juga menjelaskan paradigma gunung es dan hal hal yang dihadapi ketika ingin sukses. Paradigma gunung es itu seperti yang orang orang lihat hanya di permukaan saja. Tetapi di bawahnya itu banyak hal yang harus dilalui bahkan hal yang tidak mengenakkan seperti kecewa, pengorbanan, kegagalan dan lain lain. Ya, jika memang ingin sukses harus siap kecewa juga.

Regional Conference Dare to Change Sophie ParisRegional Conference Dare to Change Sophie ParisParadigma Gunung es yang dijelaskan oleh Mr. Bruno Husson.

Di akhir acara Sophie membagikan banyak door prize serta goodie bag besar yang isinya banyak banget untuk Blogger, media dan influencer. Regional Conference Dare to Change Sophie Paris

Senang sekali rasanya aku bisa ikut acara ini. Selain acaranya seru kita pun diberikan motivasi dan semangat agar bisa sukses, sesukses perjalanan Sophie Paris. Gak heran Sophie yang telah berdiri selama kurang lebih 20 tahun tetap bertahan bahkan menjadi perusahaan fashion besar di Indonesia.

Regional Conference Dare to Change Sophie Parisphoto credit to Mutmainnah