Tak sengaja nemu buku ini di deket stasiun Paris. 

Eh, Poris yang entah mengapa nama tempat itu kok mengingatkanku akan bubur ya... 

Mengisahkan Rahadian Muhajir Yastriba, seorang anak kampung yang miskin namun memiliki cita-cita mulia. Masa kecilnya pahit namun tetap dijalani dengan semangat menuntut ilmu.

Hinaan dari teman-teman pun menjadi cambuk baginya. Ia dihina karena bercita-cita ke Baitullah menunaikan ibadah haji. Sebuah cita-cita yang dianggap mustahil, dan selalu menjadi bahan hinaan.

Ia terus dimushi oleh empat anak orang kaya puncaknya adalah sebuah tragedi di telaga yang akan diingat seumur hidup. Bagaimana kisah selengkapnya, apakah cita-cita Rahadian tercapai dan apakah ia akan memaafkan keempat anak itu, yang pasti saya tidak mau ngetik panjang, haha.


Buku ini akan membawa kita pada cerita persahabatan yang mengharukan sekaligus menjengkelkan. Disampaikan dalam bahasa yang lugas, mudah dipahami. 

Selain mengajak kita ke Tanah Suci, buku ini juga akan membawa kita berjalan-jalan ke Turki dengan tempat-tempat menariknya yang diceritakan dengan detil.

Sebuah buku yang memuat nilai-nilai reliji, sejarah, perjuangan, perasahabatan dan kesabaran. 

Ditulis oleh Abdul Mutaqin seorang tenaga pengajar dan diterbitkan oleh Salsabila.