"And i know the scariest parts is letting go,
Cause love is a ghost you can't control.............."

Sepenggal lirik dari lagu Christina Perri yang judulnya The Words.
Entah kenapa lagu ini rada ngacak-ngacak memori ku.
Lirik nya jujur banget.

I know i cannot control love.
Love came and gone, and came again, torture me into insanity..
I lost my mind now.
Karena siapa ?
Aku gatau. Apakah dia yg tiba-tiba pop up depan ku ?
Aku tidak pernah dapat mengontrol kepingan-kepingan ini untuk tidak bertebaran lagi.
Memory itu seharusnya sudah dapat kuhapus sedikit demi sedikit.
Cinta tidak ada yang sempurna.
Tapi pikiran ku dikendalikan oleh keinginan mendapat sebuah teka teki dalam permainan cinta yang tidak berbatas.
Aku dihanyutkan oleh prasaan kekanakan yang ingin terus mendapatkan tantangan.
Mengindahkan sebuah prasaan yang jelas-jelas menyakiti pihak lain.
Aku ingin merubah tapi aku tak punya kuasa mendirikan sebuah mesin waktu yang dapat membawaku ke dimensi lain.
Berjalan lagi menapak bagai sebuah jarum jahit yang siap menjahit segala kesalahan yang telah kubuat dulu.
Andai aku tidak perlu bertemu dengan nya, dia atau siapapun itu.
Mgkn aku takkan menjadi manusia yang lebih mellow dari sekarang.
Hidupku akan lebih lurus bagai jalan tol yang menyebrangi antar kota.

Aku adalah bagian ketidakpuasan dari seorang wanita.
Merasuk di tengah ketidaksempurnaan, dan menjadikan drama di setiap perdebatan.
Sekhmet tak pernah berpuas hati.
Ia menginginkan sebuah ramuan yang dapat ia rasakan gurih, atau manisnya..
Itulah..

Kata-kata hanyalah sebuah prolog yang dibacakan dalam sebuah dongeng.
Bukan epilog atau kesimpulan yang membuat cerita itu utuh.
Sekhmet terlalu jatuh cinta dengan masa lalu nya.
Masa lalu yang bahkan menyakiti nya sangat dalam.


-sekhmet-