tulisan ini di buat oleh bocah ingusan yang masih labil, yang membuat resolusi tapi sedang belajar menjalankan resolusi tersebut. lagi cari pengalaman, lagi cari bimbingan, dan lagi cari contoh. pengalamannya juga tidak biasa, bimbingannya dari orang-orang sekitar (lingkungannya), dan contohnya tetap lazim.

perasaan itu datang ketika kita gak ingin minta atau bisa juga karena di minta. pas dia datang, kita bingung bagaimana cara mempertahankannya atau melepaskannya. gak usah bingung-bingung deh, ini tentang anak muda yang lagi kasmaran, yang belum ngerti kalau persoalan hidup ini bukan cuma soal cinta semata, melainkan ada banyak hal, maksudnya belum bisa dewasa atau lebih kurang lagi belajar.

tau gak hidup ini misterius? kita gak bisa milih kita akan bersama-sama dengan siapa, bahkan kadang tak terduga. lagi bingung, sama orang yang kadang ilang-ilangan tapi bisa bikin kita nyaman, bisa bikin senang tapi gak selalu ada, bilangnya sayang tapi gak kasih.. apa ya, alaynya "pengorbanan". kesimpulannya, dengan cara yang seperti itu membuat orang lain berpikir dua kali untuk memilih apakah pantas atau tidak kalau nanti sama-sama, ya harus lebih selektif lah dalam mempertimbangkannya.

bingung, antara mempertahankan atau melepaskan, kadang dia nyuruh kita untuk bertahan, tapi di sisi lain maksa kita untuk berhenti sama dia. logikanya jalan, kalau dia gitu masa kita gak gitu? urusan persaan mah belakangan, yang penting nyaman dulu. sekarang, butuh orang yang bisa nolong, bukan yang minta tolong!

orang kadang bikin janji, bikin rencana. tapi tau? jaman sekarang janji itu cuma kalimat penenang biar yang minta gak ngeyel-ngeyel. rencana itu ekspetasi, selebihnya adalah bulshit (tolonglah, jangan jahat-jahat jadi orang). naah, ini merupakan contoh dari orang-orang sekitar dan dapat dijadikan sebuah pengalaman, (baca paragraf pertama (sama-sama berkaitan antara pengalaman, bimbingan, serta contoh)). maksudku untuk kedepannya biar gak gampangan percaya lagi sama pendatang baru, ya maksudnya harus lebih hati-hati.

hidup terlalu singkat untuk berkali-kali jatuh ke hati yang sama. aku ragu, bimbang, pengen dingerti tapi kamu gak ngerti, gak paham, gak bisa bikin cewek seneng selebihnya. ternyata aku salah menilai, aku salah paham, kamu salah, udah, udah tau kamu sulit di ajak kompromi. GO!