#Repost @lapashaammeeta with @repostapp
・・・
Ramaikan hestek #nyalauntukyuyun yuk sebagai solidaritas kita bagi sesama manusia yang bermoral.
Karena hal ini bisa terjadi pada siapa saja wanita di bumi ini, maka #yuyunadalahkita dan untuk para pelaku agar di Hukum Mati sebagai bayaran perbuatannya. .
. 👇👇
“Yuyun, anak SMP 14 tahun diperkosa 14 laki-laki di perjalanan pulang sekolah hanya karena mereka mabuk dan ingin. Luka fisik yang diderita Yuyun menyebabkan kematiannya. She was only 14 years old. 14 laki-laki ini hanya terancam hukuman 15 tahun penjara, and they'll be released from jail in their 30s. Bila kamu merasakan perih yang kami rasakan, artinya kamu masih manusia yang masih punya nurani. Apa yang terjadi pada Yuyun bisa terjadi pada semua perempuan. Jangan biarkan berita ini tenggelam. Say it loud and clear: sexual violence must end right now!” .
.
Seperti diketahui, kasus ini telah terjadi pada 5 April 2016 lalu. Namun tidak terlalu banyak media yang memberitakannya, hanya media lokal di Bengkulu saja yang masih mengikuti jejak kasus tragis yang menimpa Yuyun.

Penyelidikian yang dilakukan polisi pun mengungkap bahwa Yuyun tewas setelah 14 pemuda menyeretnya ke dalam hutan dan memperkosanya secara bergilir dalam kondisi tangan terikat. Saat ditemukan, jenazah gadis malang tersebut dibuang begitu saja dalam hutan.

Hingga kini Kepolisian Resor Rejang Lebong telah menangkap 12 orang dari 14 pelaku dan mereka terancam hukuman hingga 15 tahun penjara. Kebanyakan dari pelaku yang tertangkap juga masih berusia belasan tahun. "Kami sudah mengamankan 12 dari 14 orang pelaku pemerkosaan. Dua pelaku lain masih kami kejar," ujar Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dirmanto, seperti yang dikutip dari Liputan6.com pada Kamis (14/4) lalu.