Kadang tensiku seakan naik ketika foto orang-orang yang menistakan agama melintas di beranda FB-ku atau di sosmed lain. 
Merobek bahkan mengolok-olok Al-Qur'an, menirukan gerakan-gerakan solat dengan tidak sewajarnya, menghina Rasulullah, memaki-maki bahkan mencela Islam. 

Saya tidak habis pikir, apa yang ada di pikiran kalian sampai berani melakukan hal buruk seperti itu?
Kalian ingin dibilang keren? 
Ingin cari sensasi? 
Atau kalian memang ingin nantangin Allah?

Apakah kalian tidak berpikir jangka panjang? Bagaimana cara mati kalian, dan akan ke mana kalian setelah mati. 
Kalian tidak memikirkan itu? 
Atau pikiran kalian hanya terhenti pada kepuasan hati setelah kalian menghina Islam, kitab dan Rasul-Nya?

Mengapa kalian begitu berani? 
Apa yang kalian andalkan dari diri kalian sampai berani melakukan hal itu? padahal kalian hanya orang biasa!

Kalian tidak pernah mendengar kisah Fir'aun? Fir'aun saja yang merupakan penguasa Mesir pada masanya, yang menyebut dirinya sebagai Tuhan kala itu, akhirnya binasa juga. 
Apalagi kalian yang hanya orang biasa. Berani-beraninya kalian menistakan Islam bahkan Al-Qur'an.

Sebenci itukah kalian pada Islam?
Apakah kalian pernah disakiti oleh orang yang beragama Islam? Jika iya, lalu mengapa kalian melampiaskannya pada Al-Qur'an? 
Mengapa Kalian melampiaskannya dengan mencaci-maki Islam dan Rasulullah, bahkan sampai-sampai melecehkan Al-Qur'an? 

Kalian Pengecut !!! Bermasalahnya dengan siapa, dilampiaskannya pada apa. Kalian Pecundang !!!

Ketika kaum muslim tidak terima dengan yang kalian lakukan kemudian memperkarakannya ke jalur hukum, dan ketika polisi mengambil kalian, kalian malah ketakutan dan mencari-cari alasan, seakan tidak melakukan penistaan agama tersebut, seakan tidak ada niat melakukan hal tersebut.

Yah.. Kalian ketakutan. Masih dengan manusia saja kalian takut. Bagaimana nanti di akhirat? Apa yang akan kalian katakan di hadapan Sang Pemilik Islam?

Tahukah kalian bahwa segala sesuatu yang dilakukan di dunia ini akan dimintai pertanggungjawaban kelak? 
Lalu mengapa kalian begitu berani?   #ThinkAgain