Kalau berbicara penglaman pertama travelling pastinya setiap orang punya cerita dan kesan tersendiri, begitu juga saya punya sedikit cerita tentang
Perjalanan pertama saya ke luar negri dengan informasi yang minim, tanpa planning dan budget yang pas-pasan.

keinginan travelling sih berawal dari salah satu komunitas "BD" yang saya ikuti sampai sekarang, dari cerita teman-teman yang sudah melanglang buana ke luar negri dengan harga tiket promo dan low budget sudah bisa menginjakkan kaki ke berbagai negara.

Saat itu tanpa berfikir panjang saya pun memutuskan untuk nekat travelling keluar negri pertama kalinya  yang agak jauh sedikit (menurut saya) dengan informasi yang minim dan tanpa planning.

Hari itu tepatnya jumat 24 October 2014. Start perjalanan dari Batam- Singapore - Malaysia- Thailand(bangkok) - Singapore - Batam.

Batam - Singapore hanyalah numpang lewat, karna sebelumnya saya sudah janjian dengan beberapa teman yang tujuannya sama mau ke Malaysia nonton moto GP. Singapore hanyalah persinggahan.
1 minggu sebelumnya tiket nonton moto GP sudah saya pesan by online. Sementara kuala Lumpur -bangkok, ada teman yang satu.fikiran dan tujuan buat travelling bareng.namanya mbk Waro(yang sudah saya anggap seperti kakak sendiri).
Lanjutttt ke cerita perjalanan. Siang itu saya terlambat datang ke pelabuhan apalah daya jadwal kapal sudah full akhirnya saya di tinggal dan ikut keberangkatan kapal ferry berikutnya.
Bingung dan was-was sudah pasti karna itu pertama kalinya saya ke luar negri sendirian dari singapore ke johor, dalam hati hanya bilang "Singapore - johor bahasanya masih bisa di pahami, kalo ngk tau ya nanya aja"
Dengan modal nekat dan petunjuk dari mbk Waro saya pun melanjutkan perjalanan, di tengah perjalanan sambil tanya sana sini untuk sampai ke johor.
Alhamdulillah ada makcik yang baik hati saya pun di antar sampai imigrasi johor dan di pinjemin telf buat hubungi mbk waro di johor.
Thanks buat makcik Ana semoga kita bisa bertemu lagi.

Waktu sudah menunjukkan pukul 09:00 malam. Harbour front to woodland sekitar 1 jam perjalanan.
Woodland to larkin 1/2 jam antri bus dan imigrasi. Setelah itu baru nyampek di johor sekitar jam 12 waktu setempat (Malaysia).

25 October 2016
Johor - kuala lumpur
Saya sempat bermalam di johor. Alhamdulillah akhirnya saya sampai di.johor dengan selamat dan di beri tempat nginap yang nyaman dengan orang-orang yang sudah seperti saudara sendiri.
Thanks buat mbk waro and keluarga :) .

Tepat jam 10 pagi kami pun menuju Kuala lumpur. Menggunakan bus. Perjalanan johor - kuala Lumpur sekitar 3.5 - 4 jam kurang lebih.
jam 4 sore kami baru sampai di kuala Lumpur dan nertemu dengan teman yang tadinyamau bareng nonton moto GP.
Karna final nya tgl 26 kami bermalam di hotel yang harganya cukup merogoh kocek paling dalam. Seperti yang saya bilang kami tanpa planning jangankan booking hotel tiket pesawat ke bangkok aja belum beli :D ya elahhh ancur banget itinerary nya.

26 October 2014

Kuala Lumpur - sepang
Yeeee akhir nya nonton bang Rossi ngebalap, walaupun penning dan ngk tau siapa yang menang tetap aja tiap bang Rossi lewat kami dadah-dadah cantik.
Maklum harga tiket economy jadi keliatan nya cuman 3menit doank.
Haha masih enakan nonton di tv serasa beli tiket VIP.
Namanya juga pengan tau yah... sekali seumur hidup ngk masalah lah nonton live, setuju?

Sepulang dari sepang stuck galau antara mau lanjut ke bangkok atau nginap lagi. Alasan kegalauan kami

1. Tiket pergi ke bangkok belum beli ( pas mau beli cek online dan kami.ngk bisa transfer uang karna di Malaysia, masih pakai atm belum daftar m banking atau e banking, di tambah hp low bet ngk bisa hubungi siapa-siapa buat bantuin beli tiket).
2. Kalau lewat darat waktu tidak mencukupi (karna saya cuman bisa cuti 3hr)
3. Saat itu kami belum makan seharian dan kehujana, baju kering di badan, kaki pegal, badan lunglai #aihhhh banyak betol ngeluh nya :D
4. Harga tiket pesawat tak jauh beda dengan perjalanan darat.
5. Pesawat 2jam sampai, jalan darat 1hr 1malam baru sampai.

Sambil berfikir kami isi perut pinggir jalan hari sudah menunjukkan pukul 8 malam dan kami belum bisa memutuskan mau ke.bangkok malam ini atau nginap lagi 1 malam di K.L.
Setelah memikirkan dengan matang akhirnya kami.putuskan malam ini ke bangkok lewat darat
Tenggggg jam 11 malam beli.tiket menuju hatyai.

Bus baru berangkat jam 1 dini hari. Di dalam bus sempat bertemu dengan mbk² baik yang bernama deenan. Dia yang membantu kami menuju terminal berikutnya untuk sampai ke bangkok.
Thanks mbk deenan semoga bisa ketemu di lain hari.

27 October 2014

Pagi itu sekitar pukul 07:00 sampai di hatyai Thailand.
Imigrasi nya di luar bayangan saya. Hanya sebidang kotak-kotak dan tanpa ruangan.
Sementara orang imigrasinya ada dalam.sebuah ruangan seperti loket tempat membeli karcis bus.
Lanjut.... giliran mbk waro di tanya mau ke mana ngapain dan berapa lama. Lalu minta uang 20 ringgit Malaysia.
Entah apa yang mereka diskusikan akhirnya lewat.
Dengan cemas giliran saya
Di tanya mau kemana, berapa lama, dengan siapa dan ujung²nya tatap di.mintain duit dengan dalih kalo tak mau kasih saya tak kasih cop.
Hellloooowwww.... gua cuman mau holiday bukan mau yang aneh-aneh. Apa boleh buat setelah negoisasi akhirnya 20ringgit pun saya serahkan dari pada balek lagi bagos cari aman.

Pagi itu kami sudah di terminal bus. Tiket pun sudah di tangan tapi jam keberangkatan hatyai - bangkok jam 02:00 siang sementara sekarang baru jam 10:00 pagi.

Kami memutuskan untuk tetap di terminal sampai bus berangkat. 1hari 1 malan sudah kami tak mandi "kebayang lah gimana kucelnya kami" tapi tetap perjalan ini kami nikmati se asik mungkin.
Di terminal kami sempat numpang cas hp dengan biaya 10bath dan bonus buah kelengkeng, dengan bahasa tibuh yang kami pakai, karna mereka tidak mengerti bahasa inggris.
Mereka sangat mencintai bahasa Thailand sehingga bahasa asing sangat jarang terdengar di hatyai. Bahkan jiwa nasionalisme mereka sangat tinggi setiap jam 5 sore "kalau saya tidak salah" lagu kebangsaan mereka di putar di setiap siaran tv dan radio. Setiap jam 5 sore semua masyarakat bangkok berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan mereka. Salut sekali dengan jiwa nasionalisme mereka.

Pukul 2 sore perjalanan di mulai hatyai-bangkok 12jam di dalam bus. Lagi-lagi kami nikmati perjalanan ini, sebentar tidur sebentar ngobrol sebentar dengerin musik sampek bosan :D
Bahkan kami sempat berantem gara-gara saya yang ngeyel dan minim informasi tentang bus yang dapat makan malam.
Yaaa elahhh mana gua tau mereka pakai bahasa yang saya tidak mengerti :D dan menggunakan bahasa tubuh. Untung mbk waro sigap jadilah kami dapat makan malam :) .

28 October 2014

Akhirnya.......
Nyampek juga di bangkok, Lagi-lagi terminal busnya di luar bayangan saya. Jam 7 pagi kami sampai di bangkok dengan kondisi kucel karna ngk mandi 2 hari :D di sambut dengan terminal bus yang luar biasa buat saya bingung sangat sulit mencari informasi dan map, Karna terkendala dengan bahasa, belum lagi tempatnya semberaut dan becek sehingga sangat sulit menemukan pusat informasi.
Dengan keahlian bahasa tubuh kami stop taxi menuju khaosan road. Hebatnya mereka bingung jika logat yang kami sebutkan berbeda.
Setelah bersusah payah pakai bahasa tarzan kami pun menuju khaosan road dengan ongkos 60 bath bagi dua its okay masih standard harga taxi yang lumayan jauh sih lokasinya dari terminal bus.

Sampai di khaosan road jam 8 pagi. Keliling cari hostel termurah dan dapatlah kami hostel dengan nama KAWIN hostel. Harga permalamnya 120 bath bagi dua satu orang 60bath. Murah meriah boookkk.....
Hostel nya sangat nyaman reception nya lancar berbahasa inggris informasi juga mudah di dapat. Tapi sayangnya di mana² cek in itu jam 12 alhasil kami dengan lemah dan wajah kucel nongki cantik di M*D. Menuggu jam 12 siang, dah tak larat nak kemana² badan pegal duduk 12 jam aiiii makkk... lelah anak mu ini #daramatisdikit

Begitulah perjuangan saya menuju bangkok. Untuk tempat wisata yang saya kunjungi selama di bangkok kayaknya di cerita berikutnya, kalo di sini kepanjangan dan bakalan bosan bacanya hehe.

_eka dewi puspita_






MRT dari Singapore to Woodland menuju Johor




Di sini kami duduk nonton pertandingan moto GP
Moto GP 2014 SEPANG
Menara kembarnya Malaysia
Hatyai "salah satu angkutan umum di Hatyai Thailand"
tulisan  yang serba keriting di stasiun Bus menuju Bangkok sehingga minimnya informasi yang bisa di dapat

ini dia KAWIN hostel tempat kami menginap di Thailand dengan Harga terjangkau





Khaosan Road Thailand

Mbk Waro Teman Travelling Pertama saya