ada ya manusia yang merayakan kesedihan?
ada. aku.
ketika orang lain merayakan kebahagiaan, hari jadi, ulang tahun, kelulusan, atau hal-hal indah lainnya aku justru sedang merayakan kehilangan. Di tempat ini. Terhempas dingin air hujan. Aku merayakan sendirian, tentu saja.
tepat satu tahun yang lalu, hmmm.. tidak terasa waktu cepat sekali ya.
meskipun dalam satu tahun ini, langkahku masih terseok-seok, sesekali menengok ke belakang dan menangis tersedu. Tapi melihat sesuatu yang hilang itu telah menemukan kebahagian dan kehidupan yang baru membuatku semakin yakin bahwa aku juga harus benar-benar beranjak dari sini. semoga sejak hari ini, aku bisa melanjutkan hidup dengan tenang dan hati yang lapang. semoga, sejak hari ini aku bisa menatap langit, mendengarkan hujan, dan menikmati senja tanpa harus terluka oleh kenangan.

oh iya, izinkan aku mengutip sebuah lirik lagu dari Fourtwnty yang berjudul "HITAM PUTIH"

Bagai langit dan bumi
Yang tak pernah sealam
Bagai hitam dan putih
Yang tak pernah sewarna

Hanya kita yang merasakannya

Belajar melepaskan dirinya
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima

Bagai air dan api
Yang tak pernah senyawa
Bagai timur dan barat
Yang tak pernah searah

Belajar melepaskan dirinya
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima

Hooooo... Hooooo... Hooooo...
Hooooo... Hooooo...

Belajar melepaskan dirinyaa
Walau setengahku bersamanya
Ku yakin kita kan terbiasa
Walau inti jiwa tak terima
 
semoga hatiku semakin lapang, semoga bahagia :)

Solobaru, 11 Januari 2018