P_20180819_100043_vHDR_On-01

Selamat pagi menjelang siang..

Untuk kalian yang mengerti skin care  pasti paham, bahwa cleanser atau pembersih wajah merupakan step yang tak kalah penting untuk menjaga keindahan kulit. Pemilihan face cleanser ini tidak  mudah loh, ada hal-hal yang harus kita perhatikan agar cleanser tersebut bekerja sebagaimana mestinya (membersihkan tanpa merusak barrier alami kulit).

nah, untuk memilih pembersih wajah, menilai komposisi sangat lah penting.

Rata-rata produk pembersih wajah menggunakan surfaktan sebagai salah satu komponennya. Fungsi surfaktan ini adalah untuk menarik minyak berlebihan, kotoran, debu, kulit mati yang menumpuk pada lapisan atas permukaan kulit. Surfaktan bekerja sangat baik dalam membersihkan kotoran yang menempel di permukaan kulit, sehingga “sangat baik” itu pun menjadi kekurangan dari segi penggunanya. mengapa? karena lapisan lipid kulit yang baik pun terkadang ikut terangkat (terlalu harsh bagi kulit). Hal ini bisa menjadi faktor yang menyebabkan barrier kulit rusak dan memicu iritasi.

Pagi ini aku mau nge review cleanser yang sering di rekomendasikan untuk kulit sensitif, yaitu Cetaphil Gentle skin cleanser. Cleanser ini bisa digunakan untuk wajah dan seluruh tubuh dan di klaim telah lulus uji dermatologi. Produk ini bisa di dapatkan di watson, guardian atau century.

pada label produk tertulis klaim yang cukup sangat menjanjikan. Apakah aku merekomendasikan produk ini, yuk lanjut baca reviewnya secara lebih detail.

PRICE

Harga 100.000 (sedang diskon di century), botol 125 mL

P_20180819_100128_vHDR_On-01

 

KLAIM PRODUK

  • Pembersih lembut yang diformulasikan untuk semua jenis kulit, ideal untuk kulit sensitif
  • Lembut untuk kulit bayi
  • Non comedogenic (tidak menutup pori-pori)
  • pH seimbang
  • Dapat digunakan dengan atau tanpa air
  • ideal untuk wajah dan seluruh tubuh
  • membersihkan make up ringan
  • Tidak perih dimata
  • membantu mempertahankan kelembapan kulit
  • tidak mengandung pewangi
  • membuat kulit terasa halus, lembut dan sehat.

KOMPOSISI (INGREDIENTS)

Purified Water, Cetyl alcohol, Propylene Glycol, Sodium Lauryl Sulfate, Stearyl Alcohol, methyl hydroxybenzoate, propyl hydroxybenzoate, Butyl Hydroxybenzoate. 

SAFETY BERDASARKAN COSDNA

Screenshot_20180819-115152-01

Key ingredients

Cetyl alcohol –>  ada jenis alkohol yang aman dan baik bagi kulit, dikenal dengan fatty alcohols,  salah satu jenis dari fatty alcohol adalah cetyl alcohol.  ia tidak mengiritasi dan amat sangat bermanfaat untuk kulit. Sehingga cocok dijadikan bahan formulasi untuk kulit kering.

Propylene Glycol –>  propylene glycol adalah sejenis  humektan (hidrasi) serta mambantu ingredients aktif untuk penetrasi ke dalam kulit.

Zat yang berpotensi mengiritasi

Sodium lauryl sulfate –> yaitu surfaktan anionik yang dapat berfungsi sebagai cleansing agent, pada konsentrasi 2% -5 % dapat mengiritasi kulit .

 

PACKAGING

produk di kemas dalam botol plastik berwarna putih, dengan tutup flip top berwarna biru gelap.

TEKSTUR DAN WANGI

teksturnya adalah gelly (Gel dan jelly) yang berwarna transparan. Saat diusap di wajah yang basah konsistensinya akan berubah menjadi cairan kental namun tidak lengket dan tidak pula berbusa.

wanginya ? tidak kecium apa apa. ya secara no fragrance. 

P_20180819_100249_vHDR_On-01

CARA PAKAI

pada keterangan label di belakang produk dituliskan bahwa produk dapat digunakan tanpa menggunakan air, yaitu cukup di lap dengan handuk basah setelah di aplikasikan ke wajah, jujur aku ogah melakukan hal tersebut. Aku prefer menggunakan air, kenapa? karena produk ini mengandung surfaktan, dan jika tidak dibilas dengan air secepatnya aku takut kandungan surfaktan dalam produk akan memicu terjadinya iritasi dan menjadikan kulitku semakin kering.

cara aku menggunakan cleanser ini adalah, pertama aku membasahi wajahku dengan air biasa, lalu aku Tuangkan  produk secukupnya pada telapak tangan, kemudian menggosok kedua telapak tangan bersamaan dan mengusapkan ke seluruh wajah dan memijatnya dengan gentle. Dan < 30 detik aku akan langsung membilas wajahku dengan air hangat.

REVIEW

  • So far sih kulitku ga mengalami masalah apapun pasca menggunakan produk ini. Aku sudah menghabiskan satu botol ukuran 125 ml kurang lebih dalam waktu 2 bulan.
  • iritasi? nope, gejala/tanda iritasi (gatal,perih, kulit terkelupas, ruam merah) tidak aku alami saat / setelah aku menggunakan produk ini.
  • Kulit kering? juga tidak.
  • Apakah kulitku semakin lembab? menurutku biasa aja.
  • Berkomedo? yep, sedikit. Entah kenapa menurutku produk ini kurang adekuat membersihkan kotoran-kotoran yang menyumbat pori-pori, terutama di area hidung dan pipi sekitar rahang.
  • kulitku jadi halus, lembut, sehat? halus lumayan, sedikit lembut, sehat? not so sure.
  • setelah dibilas dengan air aku merasa wajahku agak minyakan dan seperti masih ada sisa residu gitu yang nempel di wajah, jadi ada kerjaan tambahan lagi untuk membersihkan pakai kapas yang sudah dibasahi dengan clarifying toner. 

FYI, produk ini mengandung SLS (Sodium lauryl sulfate).Emang kenapa sih kalau mengandung SLS? berbahayakah? Kok bisa pada heboh sih? umm.. Tidak berbahaya bagi kesehatan secara umum sih dan bukan berupa zat toksik juga, tapi karena dia sejenis surfaktan yang lumayan bisa bikin sensitasi dan iritasi (cukup harsh bagi kulit) maka kalau kalian berkulit sensitif sebaiknya menghindari produk yang mengandung SLS.

yap, bisa saja konsentrasi SLS disini rendah (karena berada pada list ke empat pada daftar komposisi). Namun bisa saja seiring waktu(durasi pemakaian) untuk kalian yang kulitnya kering, sensitif atau barrier kulit yang terganggu lama-lama akan merasakan efek negatif. menurutku sih label pada produk ini terlalu berlebihan, jika aku ntar punya anak, mungkin aku ga akan menggunakan produk yang mengandung SLS (sementara di label produk di klaim aman untuk kulit bayi), ya bisa saja aman dan tidak menimbulkan masalah, setiap jenis kulit individu kan berbeda beda, meskipun demikian kalau anak anda memiliki masalah kulit seperti eksem, dermatitis atopi atau alergi kulit sebaiknya pilihlah produk yang tidak mengandung SLS.

pada klaim produk, juga disebutkan produk dapat digunakan tanpa air. Aku sama sekali ga merekomendasikan kalian melakukannya, kenapa? karena membiarkan produk surfaktan di kulit kalian tanpa di bilas dengan air secepatnya dapat meningkatkan risiko iritasi dan menjadikan kulit wajah semakin kering.

pH cetaphil?sekitar 6.3-6.8. cukuplah, tapi tidak bisa dikatakan cukup seimbang. pH yang bagus itu adalah yang mendekati keasaman pH kulit yaitu 4.5-5.5

tidak pedih saat terkena mata? come on!! mengandung surfaktan loh, bagaimana bisa mereka menulis claim segamblang itu.

KESIMPULAN

memang sih,, produk ini ga menimbulkan masalah apapun pada kulitku (jenis kulitku kombinasi (oily di area T zone cenderung dry di area pipi) tapi entah kenapa, klaimnya yang berlebihan menurutku annoying banget..

i won’T repurchase this for face cleanser. for body wash? maybe

SCORE

6.5/10