Jaman sekarang banyak sekali produk skincare yang menjanjikan hasil yang instan. Kalau perlu malamnya pakai skincare, paginya kulit kita sudah kinclong. Salah satu produk skincare yang menawarkan hasil instan adalah sleeping mask. Berbeda dengan krim malam yang berfungsi hanya sebagai pelembab, formula pada sleeping mask lebih kaya dengan nutrisi sehingga kita dapat melihat hasilnya pada pagi harinya. Formula di dalam sleeping mask bekerja dengan cara maksimal pada saat kita tidur sehingga pada saat pagi hari kulit kita akan terasa lebih sehat. Bagi saya sleeping mask sangat membantu jika harus terburu-buru di pagi hari, jadi kita bisa melewatkan skincare rutin pada saat pagi hari. Atau sleeping mask sangat membantu jika kita punya jadwal penting dan kita harus tampil cantik disaat yang sama seperti kencan, reunian, ketemu mantan, sampai pernikahan. Karena hasil yang diberikan sangat menjanjikan, sleeping mask kini dapat dijumpai dimana-mana. Dari departement store, online store, hingga minimarket di dekat rumah. Kali ini saya ingin membandingkan sleeping mask keluaran Garnier, yaitu Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask dan sleeping mask dari brand Laneige, Laneige Water Sleeping Mask dengan catatan bahwa saya selalu tidur diatas dam 12 malam dan hanya tidur maksimal 5 jam.

Meskipun klaim keduanya berbeda, tapi saya ingin tahu manakah yang dapat memberikan nutrisi paling maksimal dalam waktu semalam. Dimulai dari packaging, Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask diproduksi dengan botol tube plastik kuning dengan tutup putar berwarna putih sedangkan Laneige Water Sleeping Mask dikemas dalam jar plastik berwarna biru tua.


Laneige Water Sleeping Mask


Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask

Pada bagian depan tube Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask terdapat informasi bahwa sleeping mask ini merupakan salah satu produk rangkaian "Light Complete White Speed".
Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask Termasuk dari Rangkaian Light Complete White Speed

Pada jar kemasan, tulisan "Laneige Water Sleeping Mask" dicetak secara emboss dan tulisannya berwarna putih. Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask diproduksi dengan dua ukuran, 100 gr dan 20 ml sedangkan  Laneige Water Sleeping Mask diproduksi dengan dua ukuran juga yaitu 70 ml dan 15 ml. Klaim yang ditawarkan Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask adalah kulit tampak lebih cerah mulai dari malam pertama pemakaian, kulit kusam tampak berkurang, dan menyamarkan noda hitam.


Klaim dan Bahan Utama Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask

Untuk Laneige Water Sleeping Mask mengklaim produknya dapat melembabkan dan merevitalisasi kulit seakan-akan Anda telah tidur dengan nyenyak selama 8 jam. Kalau dilihat dari ingredients, Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask diperkaya dengan soy yoghurt probiotic extract, lemon essence, vitamin C, dan whitespeed serum. Selain itu ada niacinamide sebagai bahan pencerah lainnya. Karena mengandung bahan aktif seperti vitamin C dan niacinamide, maka pada pagi harinya kamu wajib menggunakan sunscreen meskipun beraktifitas di dalam ruangan. Laneige Water Sleeping mask diperkaya dengan ekstrak tumbuhan alami seperti ekstrak buah Prunus Armeniaca, ekstrak biji Castanea Sativa, dan Salix Nigra Bark Exstract yang dipercaya dapat menjaga kelembaban dan memurnikan kulit. Tekstur dari Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask berbentuk cream berwarna putih. Sedangkan Laneige Water Sleeping Mask berbentuk gel berwarna putih.


Tekstur  Laneige Water Sleeping Mask

Untuk bau, Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask memiliki bau bunga yang menyegarkan sedangkan Laneige Water Sleeping Mask memiliki bau segar khas produk-produk Laneige lainnya.

Pada saat pertama kali digunakan, cream dari Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask mudah meresap dan gampang dibaurkan. Klaim bahwa produk ini dapat mencerahkan pada saat malam pertama sangat saya rasakan karena sleeping mask ini memberikan efek mencerahkan pada saat dipakai, seperti ketika kita memakai toned up cream. Saya merasakan sensasi yang saya susah untuk deskripsikan, seperti sleeping mask ini bekerja saat saya pakai. Pada saat pagi harinya setelah memakai Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask, kulit saya terasa lembab dan kenyal. 

Untuk Laneige Water Sleeping Mask pada saat saya pertama kali gunakan, saya hanya merasa seperti menggunakan pelembab pada wajah karena tekstur gelnya mudah meresap pada kulit. Pada saat digunakan malam harinya, tidak ada efek sama sekali. Tetapi pada saat keesokan harinya kulit saya lembab, kenyal, kulit tampak lebih cerah, dan jerawat-jerawat saya pun mengempes.

Dari dua sleeping mask yang saya perbandingkan, keduanya punya efek menutrisi kulit dengan waktu singkat. Tetapi untuk klaim yang diberikan produk, Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask hanya memberikan efek kulit lebih cerah dan menghilangkan kulit kusam sedangkan mengurangi noda hitam pada wajah saya tidak merasakan efek tersebut. Laneige Water Sleeping Mask menjawab semua klaim yang diberikan, karena saya merasa kulit saya lembab, kenyal, kulit tampak lebih cerah, dan menghilangkan jerawat seperti saya melakukan banyak step skincare dan tidur cukup 8 jam. Kalau boleh memilih, saya lebih menyukai Laneige Water Sleeping Mask karena selain menjawab klaim yang diberikan, saya suka karena produk ini tidak memberikan sensasi seperti dingin, panas, atau cekit-cekit meskipun bekerja secara optimal. Tapi, apabila kamu mau mencoba Garnier Night Yoghurt Sleeping Mask juga bagus kok, mungkin supaya lebih maksimal menjawab klaim lainnya, kamu perlu membeli produk-produk rangkaian Garnier Light Complete White Speed lainnya.