Memiliki anak laki-laki memang ada tantangan tersendiri khususnya dalam hal permainan. Sebagai wanita, tidak semua mainan laki-laki dikuasai. Namun saat memiliki anak laki-laki setidaknya harus mengerti pola kerja permainan yang disukai oleh laki-laki.

Contohnya Khalid (3y1m), bagi Khalid saya bukanlah partner bermain yang asyik. Karena sejujurnya tidak semua permainan yang disenangi Khalid bisa saya kuasai dengan baik. Alhasil Khalid akan sangat bersemangat saat ia bermain bersama Ayahnya. Jadi waktu Ayahnya pulang itulah waktu bahagianya, karena ia akan dengan semangat mengajak Ayahnya bermain. Sebaliknya, saat Ayahnya berangkat kerja sering ditangisi karena belum puas bermain. Sedangkan jika saya tawarkan untuk bermain dengan saya dia akan menjawab "Ibuk tidak bisa !" Hahahahah


Inilah 4 permainan kesukaan Khalid bersama Ayahnya :

  1. Bermain Peran.
    Khalid akhir-akhir ini sangat menyukai karakter superhero. Menggeser kesukaannya pada Bus. Jadi dia mulai melupakan Tayo dkk dan tidak lagi menjerit girang saat melihat bus di jalanan. Karakter paling disenangi Khalid adalah Ironman. Saat bermain dengan Ayahnya, Ia akan minta terbang, pura-pura menghajar musuh menggunakan sinar laser dari kedua tangannya. Adegan paling suka ia ulang-ulang adalah adegan terbang. Kebayangkan ayahnya mengangkat, menurunkan Khalid saat bermain peran ini. Namun tidak melulu menjadi Ironman, kadang ia menjadi spiderman, doctor strange bahkan Dinosaurus ! Pokoknya Khalid bisa menjadi apapun. Bahkan menjadi kucing lengkap dengan adegan menjilatnya.

  2. Bermain Bola
    Mainan ini juga tidak dikuasai dan tidak disenangi emaknya. Maklum, gerakan gesit itu butuh body slim. Lah, body ibuknya kan lebar selebar lautan dengan perut buncit. Sungguh, bermain bola ini adalah permainan yang hampir sering ibunya tolak. Bermain bola dalam ruangan saja sudah cukup membuat Khalid gembira. Terlebih bermain di Alun-alun atau lapangan luas. Wuih, bisa gak mau pulang anaknya karena asyik bermain. Untuk mendukung kesukaannya ini, Khalid dibelikan Bola Spiderman oleh ayahnya.

  3. Bermain Lego
    Bermain lego atau mega block atau sejenis mainan susun-menyusun seperti ini juga kelemahan Ibunya. Loh, kok banyak banget ya yang ibunya gak bisa. Hahahaa.
    Menyusun lego itu butuh daya imajinasi dan kreatifitas yang tinggi. Lah, mamaknya cuma bisa masang lego dengan bentuk tetris. Jadi wajar, kalau setiap membuat suatu karya saya sering ditolak. Sama hal dengan menggambar. Saya payah dalam urusan ini. Saat minta di gambarkan sesuatu, sering kali berakhir dengan kalimat "Bukan itu Ibu gambarnya, Gambar ibuk Salah" karena saking jauhnya jarak antara gambar dan bentuk asli. Nasib !

  4. Hide and Seek.
    Kalau bahasa mamaknya sembunyi endop. Khalid suka sekali bermain ini. Bahkan kadang ayahnya pulang dia akan langsung spontan bersembunyi di bawah kursi, meja atau di belakang pintu. Saat Ibunya pergi ke pasar atau suatu tempat, nah sewaktu kembali dia akan cekikikan bersama ayahnya dan minta dicari "Ibuu, Cari Khaliiiiid" teriaknya. Padahal ia hanya bersembunyi dibalik selimut. Tapi saya tidak tau, mengapa Khalid hanya suka bermain ini bersama ayahnya. Kadang berdua dengan ibunya, dia tidak minta bermain ini.

Nah, itu 4 permainan kesukaan Khalid bersama Ayahnya.
Kalau bersama ibunya, dia diajak lipat baju, angkat jemuran, susun hanger dan potong sayur. Hahahaha

Syukur, suami adalah tipe yang senang bermain dengan Khalid. Bahkan merasa sedih saat pulang kerja namun Khalid sudah tidur. Disaat keseruan mereka bermain, lumayan mamaknya bisa selonjoran sambil scroll Instagram mantengin spoiler sinetron orang ketiga. WKWKWKKWKWKKWKKWKWK

Jangan lupa, kunjungi juga ya cerita seru permainan ala keluarga SABIA KRISNA.
Keluarga dengan potret anak yang mandiri dan sudah besar. Gak sabar nunggu Khalid besar juga. Hehhehe