Akhirnya setelah kurang lebih 2 minggu mencoba liptint lokal terbaru keluaran La Tulipe ini, aku baru berani review diblog. For some reasons, im trying to be profoundly careful over this product karena tau banget ini lagi hits-hits nya di dunia kecantikan lokal ehe. Satu persatu brand lokal ngeluarin liptint. Hence, im well aware banyak juga yang ingin tahu kualitasnya terlebih dahulu sebelum membeli. Meskipun kalau gak cocok pun kita gak nangis darah karena harganya yang ramah kantong haha tapi apa salahnya juga kan teliti dahulu sebelum membeli.

Speaking of which, aku yakin La Tulipe Cosmetique ini bukan lagi brand asing ya buat kalian. Jadi inget dulu pas masih SMA , mamaku kasih aku milk cleanser dari La Tulipe untuk membersihkan muka hehe. Intinya memang brand ini sudah lama baaanget berada di market Indonesia, dan yang bikin kagum dia berani terus berkembang mengikuti jaman — tentunya dengan harga yang masih sangat terjangkau.

Dan baru-baru ini La Tulipe Cosmetique mengeluarkan liptint dengan 3 pilihan warna yaitu Red Velvet, Peach Cake, dan Cotton Candy . Dilihat dari fotonya sih, their color options are promising. Lucu-lucu.

latulipe-liptint (2)

Aku akan membahas tentang liptint La Tulipe Cosmetique ini sepadet mungkin, thus gak usah pake basa basi kelamaan, aku akan langsung membahas kemasannya.
It’s obvious! Ketika aku post di instagram tidak sedikit yang komentar tentang packaging nya. Dan kalau kalian penggemar liptint Koreya pasti tau dan paham banget ini kemasannya mirip brand apa haha.
To be honest, im personally not really bothered about the packaging. Mau ini mirip brand A nau mirip brand B. Ah, sudahlah gak akan ada habisnya kalau itu yang dibahas.

Kemasan si liptint mungil dari La Tulipe ini berbentuk es krim popsicle, dan gagang nya yang seperti stick ice cream merupakan aplikatornya. Ukurannya juga segenggaman tangan aja, jadi memang sangat travel-friendly. Isi produk sebanyak 6 gram.

latulipe-liptint (3)

latulipe-liptint (4)

Dia juga ada kotaknya loh daan corak warna box nya disesuaikan dengan masing-masing shade. Meskipun ukurannya imut, tapi segala keterangan tertera di box . Jadi menurutku sudah informative, karena ada daftar ingredients, quick description, cara pemakaian, serta expired date dalan ukuran box yang kuecil. Good job, La Tulipe!

latulipe-liptint (6)

latulipe-liptnt

Untuk aplikatornya sendiri dia berbentuk doe-foot dan memang mungil sekali .

latulipe-liptint (5)

 

Formula + Tekstur

Salah satu yang membuat aku agak lama review produk ini diblog adalah formulanya. Terus terang bingung! Gak mau cepet-cepet ambil keputusan karena masih ragu juga , takutnya aku yang mungkin bukan peng-gila liptint ini yang enggak paham. Jadi menurutku pribadi, formula La Tulipe Liptint cukup opaque. Teksturnya memang cair tapi menurutuku lebih ke arah liquid lipstick.

Opaque ini dalam artian, kalau diapply ke seluruh bibir liptint ini bisa menutupi warna asli bibir kalian. Berdasarkan pengalamanku nyobain liptint, biasanya formula nya itu sangat thin. Jadi kalau untuk dipakai seluruh bibir, tidak akan bisa menutup warna asli bibir dengan baik. Seperti yang aku coba dibawah ini, aku memakai shade Cotton Candy.

PhotoGridLite_1533476297560-01

Worry not, hal ini sebenernya sih bukan big deal, bukannya aku gak suka juga hehe tapi cukup baru aja buatku.

On the other hand, formulanya lembut dan tidak bikin bibirku kering . Aku sudah test pake tiap hari buat anter anak sekolah haha. Sayangnya dia lama keringnya, jadi setelah apply — please jangan sering-sering ngatup-ngatupin bibir. Tunggu aja kurang lebih 5 menit deh amannya.

Liptint La Tulipe ini menurutku juga cepet banget nge-stain di bibir . Kayaknya enggak sampe semenit kalau liptint-nya kalian hapus setelah aplikasi, bibir kalian sudah merah-merah mandjah. Sehingga meskipun sudah kamu pake berjam-jam dan sampai lapisan produk liptint nya hilang, stain-nya tetep “nancep”. Buat kalian-kalian yang males touch-up pasti seneng dah.

Aromanya wangi vanilla cake dan gak menusuk. Masih level santai lah wanginya. Dan tenang, dia gak pahit kok kalau gak sengaja kejilat.

Untuk masalah staying power — wah, ya untuk harga 30ribuan, menurutku ini udah awet bangeeeet. Stain nya tahan lama kok. Biasanya aku anter anak aku jam 9 dan siangnya jam 1 stain-nya masih sip markosip.

SWATCH

latulipe-liptint

Dilihat dari arm swatch nya aja sebenernya keliatan ya bagaimana opaque nya mereka ini. Sepintas kalau kalian gak tau ini liptint, bisa jadi dikira liquid lip matte baru hehe.

Diatas adalah contoh apabila dipake dibibir ya. Gimana menurut kalian? Kalau aku sih suka yang Cotton Candy .

Final Thoughts

Menurutku pribadi, dengan harga sekitar 35.000 – 40.000 liptint La Tulipe ini lumayan banget. Untuk formulanya, aku sih suka-suka aja dan tidak terlalu masalah karena masih bisa diakalin. Biasanya aku suka pakai shade Cotton Candy dahulu sebagai base dan Red Velvet sebagai gradasi di bagian dalam bibir. Cakep sih hasilnya dan tiap pagi mau anter anak sekolah cara pakenya juga begitu hehe. Untuk pilihan warnanya sendiri aku suka semua kecuali yang Peach Cake karena menurutku akan kurang cocok bagi yang kulitnya medium-tan.

Mengenai kemasan yang emang persis banget sama si brand E aku gak mau banyak komentar karena disini aku tidak membahas tentang comparison liptint A sama liptint B.

However, overall aku suka sih dan masih aku pakai juga tiap hari ke sekolah kalau anter anak haha. Semoga nanti-nanti La Tulipe bakal ngeluarin macem-macem pilihan warna ya seperti merah keunguan, mungkin (?) Hehe.

Semoga reviewku ini membantu ya, dan bagi kalian yang sudah nyobain atau mau memberi pendapat feel free to drop comments.

Xx