Sejak umur dua tahun Chila sudah mulai suka dengan dunia gambar-menggambar. Meskipun hanya berupa garis dan corat-coret coretan tidak jelas, namun ia tetap bangga dapat melakukannya. Yah namanya juga balita. Saat itu saya percaya bahwa menulis atau menggambar, sangat bagus untuk melatih saraf motorik Chila dan juga dapat menstimulasi tumbuh kembang otaknya. Maka, meskipun ia masih kecil, saya seringkali menyediakan buku gambar kosong dan pensil untuk ia corat-coret sesuka hati.





Alhamdulillah ia senang dan mulai terbiasa. Dan pada usia 3-4 tahun, ia sudah  nyaman menggunakan alat tulis dan cara menggenggam pensil ataupun bolpennya pun sudah benar. Kemampuan menggambar Chila makin hari makin meningkat. Bahkan jika meniru gambar kartun atau binatang, malah lebih bagus gambar tiruan Chila dibanding gambar tiruan saya hehe.


Beberapa orang tua mungkin ada yang melarang keras ataupun sebaliknya membiarkan anaknya berkreasi sebebas-bebasnya hingga mencorat-coret dinding rumah. Saya sendiri tidak suka dinding dicorat-coret namun tidak mau juga mengekang kreatifitas anak. Karena itu, saya pun memberi tahu Chila, berharap pengertiannya bahwa tindakan moncorat-coret dinding atau tembok rumah tidak baik dan tidak saya sukai, namun jika ia mau corat-coret atau gambar apa saja boleh dituangkan dalam buku gambar. Memberi pengertian seperti itu ternyata cukup berhasil. 


"Nanti uang bunda habis beli buku gambar terus." Kata Chila polos. Saya terkekeh mendengarnya. "Ya enggaklah sayang, uang bunda masih cukup kalau cuma buat beli buku gambar lagi." Jawab saya. Chila pun tampak senang. Bertahun-tahun Chila tidak melakukan corat-coret di dinding. Kecuali saat sepasukan teman-temannya berkunjung ke rumah dan mulai beraksi. 


Makin hari aktifitas menggambar Chila makin seru. Sejak TK, nilai mewarnainya selalu mendapat nilai memuaskan. Dan cara mewarnainya pun sudah kreatif. Ia suka memadupadankan warna-warna dengan membuatnya bergradasi sehingga tampak eye catching.


Beberapa hari yang lalu, saya memberinya Faber Castell berupa 20 connector pens dan 1  buku Augmented Reality Colouring. Sebenarnya Chila juga sejak TK sudah punya connector pen seperti ini, namun ia dan saya tidak tahu bahwa ternyata menggambar menggunakan spidol jenis ini sangat menyenangkan dengan menggunakan beragam teknik.


Maka kami pun mulai bereksplorasi dan berkreasi. Hasilnya, ternyata sangat unik, cantik, dan menarik. Chila bahkan sangat antusias mewarnai kelima tema gambar yang diberikan dalam buku.  Dan melarang saya ikut campur dengan gambar-gambarnya. Huhuhu. *Masa sama bundanya sendiri nggak boleh Chil. 


Meskipun seringkali saya menawarkannya bantuan, namun ia kerap menolak. Sesekali saya pun mencuri jeda untuk menambahkan sesuatu bentuk ke dalam gambar yang sedang diwarnainya. Entah itu pola atau hanya berupa titik-titik.


Karena penasaran, ketika ada kesempatan (itu pun menunggu Chila tidur haha) saya mencuri-curi untuk coba mewarnai lembaran yang belum diwarnai olehnya. Dan saya ketagihan jadinya sodara-sodara. Asyik dan seru ternyata ya. Terlebih saya bisa berimajinasi dengan bentuk apa saja yang saya lihat di sekitar ruangan rumah. Lihat karpet yang banyak gambarnya pun ide mulai berlompatan keluar.





Saat gambar sudah selesai diwarnai, ternyata ada aktifitas seru lainnya sudah menunggu.  Yakni men-scan gambar lalu muncullah karakter tokoh tiga dimensi yang ada di dalam buku bergerak-gerak ke sana kemari. Dalam menu ini kita bisa berswafoto bersama salah satu dari lima karakter yang terdapat dalam buku gambar. Aktifitas ini sangat menyenangkan Chila. Berkali-kali ia minta difoto.

Ini dia foto-foto Chila barwng karakter di Colour to life:






Nah bagi yang belum faham bagaimana cara kerjanya, kenapa bisa-bisanya tokoh dalam gambar mucul sendiri keluar dari buku, maka yang harus teman-teman lakukan pertama kali adalah meng-install Aplikasi Colour to Life, download di Google Play atau App Store. Mudah dan ringan kok aplikasinya. Oh ya jika mau beli produknya sekalian, bisa dibeli di Tokopedia, Gramedia, atau toko buku terdekat.


Penasaran untuk mencobanya bersama si buah hati? Yuk buruan dibeli. Saya saja ketagihan untuk mewarnai lagi. Terlebih aktifitas ini menyenangkan dan dapat mengendorkan saraf-saraf otak saya yang tegang. Hehe.


Berikut ke lima tema gambar yang sudah selesai Chila dan saya kerjakan!