Memasuki kelas 3 sekolah dasar, putriku sudah mulai sekolah fullday hingga pukul 16.00 sore. Dulunya saat kelas 1-2 dia hanya sekolah hingga pukul 14.00 saja. Hingga hari ini hampir satu bulan sekolah, aku masih beradaptasi. Rasanya masih baper sekali karena anak sudah ninggalin rumah seharian sekarang.

Rumah kok rasanya sepi, sebagai anak perempuan satu-satunya dan sudah cukup besar, baru Qori saja yang bisa ku ajak ngobrol banyak. Padahal masih ada dua adiknya di rumah yabg masih balita dan sedang seru-serunya beraktivitas tapi Adik-adiknya belum bisa di ajak ngobrol.

Tapi sepertinya kan memang SDIT itu rata-rata pulangnya sore ya. Selama Qori senang dengan sekolahnya, aku terpaksa menekan baper, hahaha. Baru sekolah fullday saja sudah baper, bagaimana kalau nanti dia mondok, makin mewek emak kalau membayangkan itu. Yaelah... Demi anak harus kuat donk mak (ngomong di cermin).

Sebenarnya sih ya, kondisiku ini biasa saja di alami banyak ibu lainnya. Bukan cuma yang anaknya sekolah fullday, tetapi mungkin juga untuk para ibu yang bekerja, pasti baper juga seperti aku yang merasa kehilangan banyak momen intim karena kesibukan sepanjang hari. Pasti semua mengerti ke-lebay-an aku saat ini. Aku pun dulu sudah pernah mengalami perasaan kehilangan keintiman bersama anak ketika bekerja dulu. Sehingga harus berupaya keras, mengimbangi waktu yang hilang dengan waktu lain yang berkualitas

Setiap pulang sekolah, tentu saja ia sangat lelah. Tidak banyak aktivitas yang ku bebankan atau yang ia lakukan karena anakku sudah lelah di sekolah. Oleh karena itu, kegiatan yang banyak dilakukan Qori anakku adalah kegiatan yang tidak terlalu menghabiskan tenaga dan membuatnya senang tanpa banyak menguras energi. Seperti nonton kartun, mewarnai buku, dan berbagai aktivitas lainnya. Aku hanya ingin dia lebih sehat dan seger sekarang.

Untuk main gadget, sebenarnya anak-anakku sangat jarang di ijinkan main gadget. Qori saja hanya boleh main hp itu selama 1 jam ketika hari minggu. Sedangkan adik-adiknya di bolehkan main gadget hanya ketika darurat. Misal lagi antri menunggu, makan di restoran, dalam perjalanan di mobil atau yang sekiranya dia akan sumpek baru aku memberinya gadget. Meskipun aku tau, semua anakku menyukainya dan betah aja sih kalau diberi hp lama-lama, tapi mumpung mereka nurut sama aturanku, ya mending dibatasi.

Cuma sejak Qori sekolah fullday, aku akhirnya memberinya ijin untuk main gadget 15 menit tiap sore dengan catatan sudah selesai semua tanggung jawabnya hari itu, seperti mandi, beresin kamar dan sejenisnya. Lalu aku mulai berpikir permainan apa yang seru dilakukan Qori dalam tempo yang tidak lama itu, permainan apa di gadget yang bisa tetap menjaga kedekatan aku dengannya untuk mengisi waktu sore hingga petang yang tersisa. Akhirnya aku menemukan sebuah game yang cocok untuk aku mainkan bersama Qori. Aku perkenalkan Qori pada Colour to life.

Colour to life ini adalah teknologi terbaru dari Faber Castell yang menggabungkan gambar hasil mewarnai dengan aplikasi berteknologi Augmented Reality (AR) sehingga hasil mewarnai kita bisa nampak nyata. Bahkan bisa di ajak bermain game dan berfoto selfie.

Dengan teknologi AR
Tokoh kartun yang diwarnai bisa keluar dari gambar
Dan tampak nyata

Sebelum aku lanjutkan info tentang Colour to life ini. Aku mau cerita dulu nih sedikit tentang hobby Qori. Meski sudah kelas 3 SD, Qori masih sangat suka mewarnai buku gambar. Dan kadang masih merengek ikut lomba mewarnai meski sudah besar, hanya saja biasanya lombanya sudah tidak banyak kalau untuk SD. Biasanya kan untuk TK saja lomba mewarnai. 

Aku juga tidak menyangka, awalnya aku pikir mewarnai hanya hobby sesaatnya ketika masih PAUD-TK. Ternyata sampai SD tetap saja dia suka mewarnai. Aku tidak melarang, meski tidak ada lomba, Qori tetap rajin mewarnai dan aku pun tetap memfasilitasi. Padahal ya, Qori sudah puluhan kali ikut lomba mewarnai dan lebih banyak kalahnya daripada menang, hahaha. Tapi anaknya tetap saja suka mewarnai karena memang hobby. Apalagi mewarnai ini banyak manfaatnya untuk anak, jadi aku mendukung saja.

Manfaat Mewarnai untuk Anak :
  1. Mengajari anak untuk memiliki target dengan menyelesaikan setiap gambar. 
  2. Mengembangkan Kemampuan motorik anak
  3. Sebagai media anak berkreasi dan mengembangkan kreatifitas dengan cara yang sangat menyenangkan baginya. 
  4. Sebagai Media stress healing setelah aktifitas lain yang melelahkan
  5. Mengasah kemampuan berkordinasi, baik pemilihan warna maupun menggabungkan warna menjadi gambar yang menarik
  6. Meningkatkan konsentrasi, seiring dengan makin banyak kegiatan anak di sekolah. Maka konsentrasi harus terus dilatih agar fokus. 

Dengan dampak positif seperti di atas, tentu saja aku tidak punya alasan melarangnya untuk tetap suka mewarnai kan? Berapa pun usianya sekarang.

Memang aku akui, mewarnai itu menyenangkan. Aku juga punya loh buku mewarnai tapi yang khusus dewasa. Selain mengurangi stres, mewarnai juga manfaat lain kalau untuk orang dewasa.

Manfaat mewarnai bagi orang dewasa adalah :
  1. Media hiburan untuk menghilangkan kejenuhan rutinitas yang gampang dan tidak melelahkan
  2. Melatih Kesabaran mewarnai setiap detil dan bertarget agar selesai
  3. Menjauhkan sejenak dari gadget, tidak gadget melulu. Setelah mewarnai bisa dilanjut buat makan. 
  4. Membahagiakan diri sendiri dengan mudah, tentu saja. Dimana kita bisa bebas berekspresi, meluapkan emosi dengan warna-warna sehingga sesudahnya kita menjadi bersemangat lagi beraktifitas. 

Tadinya, Kami suka mewarnai bareng tapi dengan media pewarna masing-masing. Tapi sejak punya Colour to life ini, dan kesibukan sekolah Qori, kami memilih untuk mewarnai bareng saja. Karena menyenangkan sekali dilakukan bersama.

Nah sekarang saatnya saya bahas lebih lengkap soal Colour to Life, dimana dengan media ini kami bisa lebih dekat dan bersenang-senang bersama tanpa harus kelelahan.

Pertama, dalam paket mewarnai Colour to life, kalian akan menemukan 1 buku mewarnai dengan 5 jenis karakter dimana tiap karakter memiliki 3 variasi warna. Jadi buku tersebut memiliki 15 gambar berbeda. Buku ini berbahan tebal dan setiap gambar memiliki frame. Tapi, frame ini tidak boleh di warnai loh ya. Karena nanti frame itu yang membantu kita agar mudah di deteksi oleh si aplikasi. Oke lanjut..

Selain buku mewarnai, ada buku petunjuk dan 20 connectors pen atau masyarakat biasanya menyebutnya spidol. Kalau saya menyebut spidol tentu kita sudah bisa membayangkan ya ini jenis pewarna seperti apa. Karena itulah kertas mewarnainya cukup tebal. Connectors pen jenis spidol ini mudah tembus jika menggunakan kertas tipis karena memang berbahan dasar air.

Isi dalam satu paket Colour to life
Faber Castell

Dan yang terakhir adalah buku petunjuk. Dalam buku ini terdapat cara menggunakan pewarnanya dan teknik mewarnai yang bagus. Jangan kawatir jika belum tau cara mewarnai yang bagus dengan spidol, di buku petunjuk lengkap panduannya. Juga selain untuk mewarnai, mereka beri saran, pen spidol faber castell ini bisa di buat apalagi untuk bermain, contohnya dibuat pesawat.

Nah cara memainkannya bagaimana? Sebelumnya, kita bisa instal dulu aplikasinya di playstore atau appstore dengan nama Colour to life. Tinggal di instal saja, jangan kawatir karena aplikasi sudah diunduh oleh lebih dari 5 juta netizen dan memiliki rating 4.7/5 mantap banget ya. Nah setelah mengunduh aplikasinya begini lanjutannya ya.




Cara memainkan Colour to life sebenarnya sangat mudah, yaitu tinggal warnai kertas gambar dengan pen yang tersedia lalu hidupkan tokohnya dengan aplikasi colour to life berteknologi Augmented Reality (AR)

Sekarang sudah tidak asing lagi ya menggunakan teknologi ini. Teknologi ini bagus untuk tumbuh kembang anak, dimana saat ini banyak anak akan lebih semangat dan bagus syaraf motoriknya jika permainannya bisa tampak nyata.

Nah, menghidupkan tokoh di gambar supaya tampak nyata bagaimana? Ini sepertinya perlu tutorial yak

  1. Buka aplikasi colour to life, klik 'start' 
  2. Pilih karakter yang di sukai yang gambarnya sesuai dengan foto yang diwarnai
    5 pilihan permainan
    Masing-masing tersedia 3 varian gambar dalam paket
  3. Lakukan scanning, minimal berjarak 30 cm dari atas gambar,  jangan mewarnai frame ya. Apabila scan tidak terdeteksi karena kurang pas. Arahkan dulu kamera ke bagian lalu baru kemudian di scan lagi sampai tokohnya hidup. 
  4. Mainkan sesuai gambar yang disukai. Pilih mode yang selfie bareng atau 'play the game' ya.
  5. Jika memilih selfie bareng, tinggal menemukan pose apa yang terbaik untuk foto bersama dengan tokoh yang di warnai
Semudah itu saja kan. Rasanya seru dan menyenangkan. Mewarnai dan bermain bisa dalam satu waktu, bisa di mainkan bersama antara orang tua dan anak dan permainannya tida menguras banyak energi. Cara main ini juga sudah dibuat vlog sama Qori di youtube. Silakan di tonton ya


Entah bagaimana ceritanya, kami rasanya mendapatkan quality time yang sangat istimewa setelah bermain dengan colour to life ini. Qori juga terlihat jadi lebih bersemangat sekolah setelah kami memainkan ini berlama-lama saat weekend. 

Mau liat hasil kami quality time bareng? Kami sudah mengabadikan bersama


Tidak sampai disitu saja, hari-hari berikutnya,  Qori makin kreatif memainkan aplikasi ini sehingga imajinasinya membuat tokohnya tampak nyata, akhirnya berhasil. Qori berhasil menemukan pose-pose seru bersama tokoh ciptaannya.

Foto bareng dirangkul berasa sahabat

Foto bareng serasa punya boneka barbie


Di ajak bertatap muka,
Ternyata dia bisa senyum loh ^^

Pen ini sebenarnya bukan pertama kalinya Qori punya dari brand faber castell. Bahkan yang qori punya isinya lebih banyak, kemasannya berbentuk toples. Namun saat itu, saya sebagai mama-nya hanya tau itu untuk mewarnai, entah kemana aja mama-nya selama ini kok baru tau tentang inovasi keren dari faber castell ini. Hingga akhirnya punya paket colour to life ini bulan lalu, Qori girang sekali dan makin bersemangat mewarnai karena adanya teknologi AR ini.

Sejak awal memiliki spidol dari faber castell ini aku gak mau langsung beli loh, karena di rumahku ada dua orang anak lain yaitu adik-adiknya Qori, maka harus ada aturan bahwa pewarna yang digunakan di rumah harus pewarna yang aman untuk anak balita dan batita. Dan Faber Castell Colour to life ini ternyata sudah memenuhi syarat pewarna aman.

Syarat Pewarna Aman antara lain:

  1. Bahan connectors pen colour to life ini tidak beracun, jadi aman untuk ketiga anak saya. 
  2. Kedua, produknya berbasis air, sehingga sangat mudah dibersihkan dan tidak meninggalkan noda pada pakaian. Nah, cinta banget kan para mama ibu bunda, enggak kawatir lagi kalau anak-anak coret-coret di baju. 
  3. Dan terakhir, variasi warnanya banyak, tentu saja hal ini anak-anak pasti suka karena bisa bebas berekspresi. Warna apapun yang ada di imajinasi bisa langsung diaplikasikan ke gambar. 
Untuk kalian yang mau mencoba memainkan ini beserta anak atau keponakan atau ingin main sendirian aja, tinggal beli saja paketnya. Tempat Pembelian paket Colour to Life Jika membelinya secara online tinggal buka tokopedia saja, udah deh langsung klik dan order ya. Atau bila ingin membeli secara langsung bisa ke Gramedia atau toko-toko buku terdekat di kota masing-masing. 

Sejak bertemu colour to life, saya dan Qori menjadi lebih dekat, bahkan lebih dekat daripada saat sebelum ia sekolah fullday dulu. Sambil mewarnai bareng, sesekali kami tertawa lepas, debat memilih warna dan saling merapikan hasil. Mudah banget sih, saat pulang sekolah sore hari pun, aku dan Qori selalu nyicil sedikit demi sedikit mewarnai gambar yang lain. Karena kami ingin berimajinasi  dalam warna-warnanya, seru banget. Baper karena di tinggal anak saya sekolah fullday, sudah tidak terasa lagi. 

Sesekali kami masih main ke mall atau piknik saat weekend, tapi ada kalanya jenuh dan lebih memilih main di rumah. Begitu pun dengan colour to life ini, ada juga masanya jenuh. Jika terasa jenuh mewarnai dan bermain game di aplikasi, maka qori memilih untuk mengutak-utik connectors pen-nya supaya bisa di rubah ke berbagai bentuk. Contohnya bentuk vas bunga atau gelang warna warni. Bagus juga ternyata.

Dibuat gelang warna warni ternyata keren

Vas bunga ini keliatan segar penuh warna

Baiklah nak, memang hanya seremeh ini pengobat baper mama mu ini, mama hanyalah orang biasa yang menjadi baper ketika menyadari putrinya sudah besar dan harus lebih banyak waktu untuk menuntut ilmu daripada bersama mamanya. Mama cemburu karena waktu qori lebih banyak disekolah ketimbang bersama mama. Hehehe.. Tapi sekarang rasa baper ini terobati saat kita bisa main bersama. 

Salut juga untuk inovasi Faber castell yang sudah berdiri sejak tahun 1761. Tidak pernah menurun, tapi justru selalu menjadi pelopor pewarna dengan berbagai inovasi termasuk dengan augmented reality ini. Enggak sabar rasanya menunggu inovasi-inovasi lainnya nanti.