Rumah Zakat menyediakan 250 porsi makanan setiap harinya untuk para pengungsi korban gempa di RT 01 Dusun Mentareng, Desa Obel Obel, Sambelia Lombok Timur. Selain itu juga mendirikan pos hangat yang menyediakan berbagai minuman bagi para pengungsi dan petugas. 

“Untuk memenuhi kebutuhan gizi para pengungsi, kami juga memasak rendang dan kornet Superqurban. Selain itu, kami juga mendistribusikan paket sembako dan makanan siap saji,” ujar Umar, Relawan Rumah Zakat, Kamis (2/8).

Umar menambahkan, sampai saat ini Rumah Zakat sudah menugaskan 11 relawan yang bertugas membantu korban gempa. Diantaranya ada yang bertugas di dapur umum, membersihkan sisa-sisa puing gempa, dan melakukan pendampingan psikososial bagi anak-anak. 

Gempa yang terjadi pada Minggu (29/7) tersebut berdampak pada 1.000 unit rumah rusak, 16 orang meninggal, dan 162 orang luka-luka. Sementara itu, ribuan warga mengungsi di tempat yang sudah disediakan petugas setempat. 

Sampai saat ini warga masih bertahan di posko pengungsian. Sementara itu, kebutuhan mendesak yang diperlukan warga adalah tenaga medis, tikar, terpal, peralatan kesehatan, kids ware, makanan siap saji, air bersih, selimutm peralatan masak, dan minyak kayu putih.